UMN Knowledge Center

Konstruksi ketidakadilan gender dalam novel cinta 24 jam karya Andrei Aksana : kajian semiotika Ferdinand e Saussure

Vianne, Vianne (2014) Konstruksi ketidakadilan gender dalam novel cinta 24 jam karya Andrei Aksana : kajian semiotika Ferdinand e Saussure. Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img]
Preview
Text
HALAMAN AWAL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (635kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (626kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (663kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (625kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (837kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (611kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (619kB) | Preview

Abstract

Saat ini, media massa sudah menjadi kebutuhan penting bagi manusia. Selain berfungsi sebagai tempat penyedia informasi dan realitas tangan-kedua, media massa juga dapat mempengaruhi khalayak melalui isinya. Media massa dapat melaporkan dunia nyata secara selektif, sehingga media massa dapat mempengaruhi pembentukan citra tentang lingkungan sosial yang timpang, bias, dan tidak cermat atau biasa disebut dengan stereotip. Media yang menghasilkan stereotip memiliki peran besar terhadap diskriminasi, ketidakadilan sosial dan ketidakadilan gender. Judul skripsi ini adalah “Konstruksi Ketidakadilan Gender dalam Novel Cinta 24 Jam Karya Andrei Aksana: Kajian Semiotika Ferdinand de Saussure”. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk ketidakadilan gender perempuan dikonstruksikan melalui para tokohnya, yaitu Giana dan Minar dalam novel Cinta 24 Jam karya Andrei Aksana. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis semiotika Ferdinand de Saussure, yakni menggunakan teori petanda dan penanda, form dan content, langue dan parole. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa ketidakdilan gender yang termuat dalam novel Cinta 24 Jam termanifestasikan dalam bentuk marginalisasi, subordinasi, stereotip dan kekerasan terhadap perempuan di dalamnya.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P99-99.4 Semiotics. Signs and symbols
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 18 Jul 2017 07:19
Last Modified: 27 Sep 2017 08:42
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/1122

Actions (login required)

View Item View Item