UMN Knowledge Center

Penggunaan tata kamera untuk memvisualisasikan kesendirian dalam film pendek ketika umur saya 40, sekian

Vandhi, Thomas (2015) Penggunaan tata kamera untuk memvisualisasikan kesendirian dalam film pendek ketika umur saya 40, sekian. Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img]
Preview
Text
HALAMAN AWAL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (820kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (589kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (646kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (735kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (589kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (584kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Seorang penata kamera berperan sebagai kepanjangan tangan sutradara dalam memvisualisasikan sebuah skenario. Dalam menciptakan suasana (mood) pada film, tidak hanya akting aktor yang berperan penting, namun dengan menerapkan tatanan elemen visual yang tepat pada kamera, hal tersebut juga akan menginformasikan sebuah suasana (mood) kepada penonton dalam mengenali keadaan karakter. Film Ketika Umur Saya 40, Sekian adalah sebuah film pendek yang bercerita tentang seorang suami yang mengalami kesendirian karena tidak mendapatkan kepuasan seksual dari istrinya. Untuk mendapatkan perhatian istrinya lagi, ia masuk ke dalam aktivitas gimnastik. Dengan masuknya Erik ke dalam gaya hidup gimnastik merupakan awal Erik memasuki masa pubertas kedua. Film ini diangkat dari fenomena tentang puber kedua. Dalam laporan tugas akhir ini, penulis sebagai penata kamera akan membahas tentang penggunaan tata kamera untuk memvisualisasikan kesendirian di dalam film pendek Ketika Umur Saya 40, Sekian yang dibatasi pada proxemics, camera angle, pergerakan kamera, dan komposisi di dalam scene 6 (adegan Erik ditinggal tidur), scene 14 shot 14A (adegan kelas kombat), dan scene 28 shot 28A (adegan Erik memanipulasi kemesraan). Penerapan static frame dan menempatkan kamera dengan angle yang tinggi serta didukung dengan unbalanced composition dapat menggambarkan kesendirian yang dialami oleh karakter Erik dalam film ini. Selain itu ditambah juga dengan pergerakan kamera dolly out, yang dinilai penulis sangat efektif dalam mendukung emosi kesendirian.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Subjects: T Technology > TR Photography > TR250-265 Cameras
T Technology > TR Photography > TR845-899 Cinematography. Motion pictures. Film
Divisions: Fakultas Seni dan Desain > Program Studi Desain Komunikasi Visual
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 22 Aug 2017 02:12
Last Modified: 22 Aug 2017 02:12
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/2012

Actions (login required)

View Item View Item