UMN Knowledge Center

proses coming out kaum homoseksual di lingkungan kerja media

Olive, Olive (2017) proses coming out kaum homoseksual di lingkungan kerja media. Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img]
Preview
Text
HALAMAN AWAL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (958kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (857kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (772kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (748kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Hubungan perkawinan di Indonesia hanya diperbolehkan dan diakui secara sah pada pasangan heteroseksual yang terdiri dari satu orang pria dan satu orang wanita, sehingga homoseksual menjadi pihak minoritas yang tidak diakui keberadaannya di mata hukum di Indonesia. Tidak jarang perlakuan diskriminasi dan penolakan terjadi di masyarakat. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Forum Umat Islam (FUI) di Yogyakarta pada 23 Februari 2016 lalu. Ketua FUI Yogyakarta, Muhammad Fuad mengatakan "Kami menolak LGBT karena keberadaan mereka yang meminta kesetaraan dan legalitas kepada pemerintah makin meresahkan," dan diikuti dengan banyak demonstrasi anti homoseksual lain yang terjadi di Indonesia. (“Massa FUI Hadang Demo Pendukung LGBT di Tugu Yogya”,2016, para.4). Tidak jarang perlakuan diskriminatif juga terjadi di lingkungan pekerjaan. Pada lingkungan pekerjaan proses coming out terjadi lebih lambat. Banyak risiko yang mungkin terjadi. Sehingga, peneliti melihat proses coming out yang dilakukan seorang homoseksual di lingkungan kerja jadi menarik untuk diteliti, mengingat adanya banyak risiko yang harus dihadapi. Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti tema ini menggunakan metode studi kasus dari Robert K Yin. Dengan pendekatan kualitatif, peneliti akan menjelaskan fenomena ini secara eksplanatif. Dengan melakukan wawancara mendalam dengan tiga orang informan, peneliti memahami bahwa proses coming out setiap individu beragam dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Self disclosure yang terjadi juga beragam. Secara garis besar terdapat empat faktor menonjol yang mempengaruhi self disclosure setiap individu yaitu dorongan untuk mengungkapkan diri, valensi, penerimaan hubungan, dan budaya dalam keluarga. Self disclosure ini berpengaruh pada keputusan coming out pada setiap individu. Melalui penelitian ini peneliti menemukan lima faktor pendorong coming out, antara lain Gender komunikan, ketenangan psikologis, Budaya, dan Kepemimpinan Perusahaan.Berangkat dari penelitian ini, peneliti berharap dapat memberikan kontribusi pada bidang akademis maupun praktis.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF7 E-Commerce > HF73 Employees
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1449 Gay men. Lesbians
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 10 Oct 2017 07:43
Last Modified: 10 Oct 2017 07:43
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/2626

Actions (login required)

View Item View Item