UMN Knowledge Center

Self Disclosure Dan Tahap Perkembangan Hubungan Pada Pasangan Pernikahan Antarbudaya (Studi Kasus Pada Pasangan Jawa Dan Australia)

Antoni, Christopher (2018) Self Disclosure Dan Tahap Perkembangan Hubungan Pada Pasangan Pernikahan Antarbudaya (Studi Kasus Pada Pasangan Jawa Dan Australia). Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img]
Preview
Text
HALAMAN AWAL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (837kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (735kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (594kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (706kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pernikahan antarbudaya merupakan suatu fenomena komunikasi kompleks. Hal tersebut dikarenakan faktor budaya berupa nilai, kepercayaan, worldview, kebiasaan, dan lainnya turut berkontribusi dalam proses perkembangan hubungan. Perkembangan hubungan juga tidak dapat terlepas dari konsep keterbukaan diri yang secara praktis dipengaruhi pula oleh faktor budaya. Perbedaan budaya yang terjadi dalam dinamika pernikahan antarbudaya menjadi suatu tantangan tersendiri bagi individu yang menjalaninya, dimana setiap individu membutuhkan penyesuaian untuk mengurangi perbedaan budaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui tahapan perkembangan hubungan dan masalah yang dihadapi dalam perkembangan hubungan dalam konteks pernikahan antarbudaya, serta mengetahui kualitas dan kuantitas keterbukaan diri pada pasangan pernikahan antarbudaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dikaji menggunakan metode studi kasus. Partisipan penelitian adalah 3 pasangan suami-istri Jawa-Australia berusia 23-74 tahun yang masih terikat status pernikahan hingga sekarang. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan pernikahan antarbudaya mengalami tahapan perkembangan hubungan yang dipengaruhi secara dominan oleh budaya. Masalah yang dihadapi dalam perkembangan hubungan tersebut meliputi perbedaan nilai budaya yang dianut, pola makanan dan minuman, peran pria dan wanita dalam rumah tangga, agama, etnosentrisme, cara merespon stress dan konflik, serta perbedaan bahasa dan pola komunikasi. Ditemukan pula bahwa keterbukaan diri pada pasangan pernikahan antarbudaya berlangsung sangat luas dan mendalam serta dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti diri individu, budaya, gender, pendengar, dan topik keterbukaan diri.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Uncontrolled Keywords: Self-Disclosure, Tahap Perkembangan Hubungan, Pernikahan Antarbudaya
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ1002 Intercultural Marriage
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ503-1064 The family. Marriage. Home
P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87-96 Communication. Mass media > P94.7 Interpersonal communication
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Public Relations
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 12 Jun 2019 03:51
Last Modified: 12 Jun 2019 03:51
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/5844

Actions (login required)

View Item View Item