UMN Knowledge Center

Penggunaan low-key lighting dan dolly in untuk membangun mood pada lingkungan dalam film wahyu

Firmansyah, Ari (2018) Penggunaan low-key lighting dan dolly in untuk membangun mood pada lingkungan dalam film wahyu. Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (851kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (769kB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN AWAL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (775kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (983kB) | Preview

Abstract

Film adalah sebuah media yang kompleks yang dapat menggabungkan seluruh unsur seni karena mencakup visual dan audio. Dalam perkembangannya hingga saat ini, film bukan hanya menjadi sebuah media hiburan massal, tetapi juga menjadi sarana pendidikan, iklan, komunikasi, ataupun hanya sebuah dokumentasi pribadi yang dibuat sebagai bentuk ekspresi. Dalam sebuah film, mood terbentuk dari berbagai elemen visual yang masuk dalam satu frame seperti ekspresi aktor, make up dan kostum, tata artistik, dialog, musik, pergerakan aktor dan kamera, jenis shot, dan tata cahaya. Semua elemen tersebut memiliki peran masing-masing dan sangat berperan penting dalam membangun sebuah mood. Tetapi, dalam penulisan kali ini penulis tidak akan membahas seluruhnya, melainkan lebih menekankan pada penggunaan teknik pencahyaan low key dan pergerakan kamera dolly in dalam membangun mood. Dalam sebuah film, perancangan pencahayaan tersebut diatur oleh sinematografer. Sinematografer atau biasa disebut Director Of Photography (DP) adalah tangan kanan sutradara dan penanggung jawab tertinggi departemen visual. Tugas DP adalah mewujudkan visi sutradara dari sebuah naskah menjadi visual, dengan menggunakan elemen-elemen visual seperti pergerakan kamera, tata cahaya, komposisi, pemilihan lensa, warna, mood, dan lainnya. Dalam proses kerjanya sebelum proses produksi, sinematografer membedah naskah bersama dengan sutradara dan departemen kretif lainnya seperti departemen art, sound, visual effect (jika ada), online editor, dan offline editor untuk mencapai kesepakatan visual yang akan diwujudkan. Dalam laporan ini penulis berperan sebagai sinematografer akan membahas tentang penggunaan low-key lighting dan dolly in untuk membangun mood pada lingkungan dalam film Wahyu. Syuting film Wahyu sendiri berlokasikan disebuah rumah kampung, dengan sumber cahaya utama dimalam hari adalah lampu bohlam biasa. Dalam membangun visual ini, penulis menggunakan pendekatan visual realis, dimana menggambarkan mood pada lingkungan dengan menggunakan tata cahaya yang dibuat tidak jauh seperti kondisi aslinya.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Subjects: T Technology > TR Photography > TR840 Technique
T Technology > TR Photography > TR845-899 Cinematography. Motion pictures. Film
T Technology > TR Photography > TR845-899 Cinematography. Motion pictures. Film > TR850 Producer
Divisions: Fakultas Seni dan Desain > Program Studi Film dan Televisi
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 03 Jul 2019 08:21
Last Modified: 03 Jul 2019 08:21
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/6494

Actions (login required)

View Item View Item