UMN Knowledge Center

Pola komunikasi antara orang tua tunggal dan anak dalam membentuk konsep diri (studi kasus pada orang tua tunggal pasca perceraian)

Riliani, Cempaka (2015) Pola komunikasi antara orang tua tunggal dan anak dalam membentuk konsep diri (studi kasus pada orang tua tunggal pasca perceraian). Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img]
Preview
Text
HALAMAN AWAL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (724kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (706kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (636kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Keluarga merupakan tempat pertama bagi seorang anak untuk belajar berinteraksi sosial. Komunikasi yang terjalin antara kedua orang tua dan anak menjadi suatu kebutuhan agar anak kelak dapat beradaptasi di kehidupan bermasyarakat yang lebih luas. Namun, kehidupan rumah tangga tidak selalu berada dalam situasi yang damai dan harmonis sehingga dapat berdampak pada perceraian. Komunikasi antarpribadi yang sebelumnya dapat dilakukan dengan mudah menjadi tidak lancar pasca perceraian orang tua. Kondisi tersebut tentu memberikan pengaruh bagi anak, khususnya apabila anak tersebut menginjak masa remaja. Anak pun akan merasakan kesulitan dalam membangun konsep diri yang lebih matang. Dalam penelitian ini, dibahas pola komunikasi antara orang tua dan anak pasca perceraian. kPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan teori komunikasi interpersonal, konsep diri, keterbukaan diri, serta konsep remaja dan perkembangannya melalui metode studi kasus deskriptif dengan teknik wawancara. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan bagaimana pola komunikasi yang terjadi antara kedua orang tua dan anak pasca perceraian orang tua serta hambatan-hambatan komunikasi yang dialami oleh pihak-pihak yang bersangkutan.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ811-960.7 Divorce
P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87-96 Communication. Mass media > P94.7 Interpersonal communication
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 12 Jul 2017 04:04
Last Modified: 27 Sep 2017 07:53
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/723

Actions (login required)

View Item View Item