UMN Knowledge Center

perancangan environment dalam animasi 3d horor “jurig

Samueldo, Tania (2018) perancangan environment dalam animasi 3d horor “jurig. Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img]
Preview
Text
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (716kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (832kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (818kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN AWAL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (6MB) | Preview

Abstract

Environment merupakan elemen utama yang sangat penting dalam film animasi yaitu sebagai tempat di mana semua kegiatan dalam film animasi tersebut berlangsung. Desain environment harus dapat memberikan kesan tempat yang tepat sehingga film animasi tersebut terlihat nyata di mata penonton. Environment juga dapat berperan sebagai media penyampaian cerita dan pengenalan karakter dalam film secara visual. Hal ini dapat dilakukan dengan merancang set dan properti yang tepat dari hasil observasi data. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi film dan tempat yang sesuai dengan genre serta kondisi psikologis dari karakter yang ada dalam film animasi. Teori yang dipakai adalah teori mise-en-scene yaitu imbalance dan teori tentang film horor, dengan prinsip desain interior dan teori German Expressionism cinema sebagai teori pendukung. Hasil dari penelitian teori tersebut sampai pada kesimpulan bahwa faktor utama dalam perancangan environment film horor adalah penyampaian rasa tidak nyaman kepada mata penonton. Hasil penelitian ini kemudian diterapkan dalam perancangan environment kamar Mira dalam film animasi “Jurig”.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Subjects: N Fine Arts > NC Drawing Design Illustration
N Fine Arts > NC Drawing Design Illustration > NC996 Animation
Divisions: Fakultas Seni dan Desain > Program Studi Film dan Televisi
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 04 Nov 2019 08:07
Last Modified: 04 Nov 2019 08:07
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/7724

Actions (login required)

View Item View Item