UMN Knowledge Center

Mengembangkan Kolaborasi Sebagai Budaya Partisipatif Dalam Komunitas Digital ASEAN. In Menjalin Harmoni Lintas Batas

Murwani, Endah and Siagian, Joice Carol (2015) Mengembangkan Kolaborasi Sebagai Budaya Partisipatif Dalam Komunitas Digital ASEAN. In Menjalin Harmoni Lintas Batas. Menjalin Harmoni Lintas Batas. pp. 244-264. ISSN 978-602-95532-9-1

[img]
Preview
Text
Murwani, Endah & Joice S. Carol (2015). Mengembangkan Kolaborasi Sebagai Budaya Partisipatif Dalam Komunitas Digital ASEAN. In Menjalin Harmoni Lintas Batas.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (398kB) | Preview

Abstract

dalam era digital, membuka kesempatan partisipasi untuk berkreativitas, ekspresi diri dan penciptaan konten demi terwujudnya tujuan komunitas ASEAN. Potensi penggunaan media baru membentuk masyarakat konvergensi yang mengarah pada budaya partisipatif - orang-orang menjadi prosumer - produsen sekaligus konsumen. Persoalan ini menjadi signifikan mengingat tahun 2015 merupakan tahun dimulainya komunitas ASEAN dan Indonesia adalah pengguna internet terbesar. Apakah konsumen media di Indonesia yang telah menggunakan teknologi komunikasi berpartisipasi aktif menjadi inovator, produser atau kontributor yang bisa merubah lingkungan media ? Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan media baru sebagai media partisipasi kolektif dan mengidentifikasi bentuk kolaborasi yang dilakukan dalam komunitas online. Acuan konsep yang mendasari penelitian ini adalah budaya partisipatif media baru dari Henry Jenkins dan kategori penggunaan media baru dari Mc Quail yang meliputi : interpersonal communication media, interactive play media, information search media, & collective participatory media. Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan sampel mahasiswa yang terlibat dalam komunitas online, kuesioner didistribusikan melalui google.com. Hasil penelitian menunjukkan sebagai media partisipasi kolektif, media baru digunakan untuk mengembangkan relationship, membentuk komunitas, bertukar informasi dan ide. Sedangkan bentuk kolaborasi yang dilakukan masih sebatas berbagi informasi, belum memproduksi konten. Oleh karenanya diperlukan literasi tentang bentuk-bentuk kolaborasi yang lebih produktif yaitu kreasi konten.

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences
P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87-96 Communication. Mass media
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 18 Nov 2020 07:51
Last Modified: 04 Dec 2020 09:44
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/12836

Actions (login required)

View Item View Item