UMN Knowledge Center

Perbedaan tingkat keterbukaan diri mahasiswa berdasarkan konteks budaya dan jenis hubungan

Boentoro, Reyandra Dio (2016) Perbedaan tingkat keterbukaan diri mahasiswa berdasarkan konteks budaya dan jenis hubungan. Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img]
Preview
Text
HALAMAN AWAL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (711kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (997kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (795kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (799kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Keterbukaan diri sebagai perilaku komunikasi, berperan dalam pengembangan hubungan seseorang. Ketidakseimbangan tingkat keterbukaan diri antarpribadi yang berhubungan dapat menyebabkan situasi dan keintiman hubungan yang buruk. Oleh sebab itu perlu dipahami hal-hal yang menyebabkan tingkat keterbukaan diri seseorang. Penelitian ini melihat ada atau tidaknya perbedaan tingkat keterbukaan diri berdasarkan konteks budaya – konteks budaya rendah dan konteks budaya tinggi – dan jenis hubungan: hubungan romantis, hubungan persahabatan berjenis kelamin sama, dan hubungan persahabatan berbeda jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan teori dan konsep yang berkaitan dengan Komunikasi Interpersonal yakni Teori Penetrasi Sosial oleh Altman dan Taylor yang menjelaskan mengenai keterbukaan diri dalam suatu hubungan dan konsep – konsep mengenai keterbukaan diri, hubungan romantis, hubungan persahabatan dan konteks budaya. Metode penelitian yang dipakai adalah survei dan bersifat eksplanatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner kepada 60 responden (30 mahasiswa berbudaya Jawa dan 30 mahasiswa berbudaya Batak) yang memenuhi kriteria penelitian. Keterbukaan diri diukur dalam enam dimensi: opini, minat, aktivitas, uang, fisik, dan kepribadian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik statistik parametrik ANOVA untuk membandingkan keterbukaan diri antara konteks budaya dan jenis hubungan. Hasil penelitian membuktikan tiga hipotesis yaitu (a) ada perbedaan tingkat keterbukaan diri berdasarkan konteks budaya. Perbedaan disebabkan perbedaan perspektif komunikasi dari kedua budaya. (b) ada perbedaan tingkat keterbukaan diri berdasarkan jenis hubungan. Perbedaan tersebut disebabkan perbedaan sifat hubungan yang menentukan banyaknya informasi yang dapat dibagikan pada lawan interaksinya. (c) ada perbedaan keterkaitan antara konteks budaya dan jenis hubungan dalam memengaruhi tingkat keterbukaan diri. Perbedaan tersebut dikarenakan masing-masing budaya memandang secara berbeda terhadap sifat hubungan masing-masing.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HM Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1106-1171 Interpersonal relations. Social behavior
H Social Sciences > HM Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 05 Jul 2017 01:54
Last Modified: 28 Sep 2017 02:22
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/349

Actions (login required)

View Item View Item