Clarissa, Clarissa (2026) Resepsi Penyandang Disabilitas Mengenai Inspiration Porn pada Disabilitas dalam TED Talk Stella Young. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (2MB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (4MB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (708kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (25MB) |
Abstract
Representasi penyandang disabilitas dalam media sering kali terjebak dalam narasi inspiration porn, sebuah konsep yang dipopulerkan oleh aktivis Stella Young, yang mengobjektifikasi individu disabilitas sebagai sumber inspirasi semata bagi audiens non-disabilitas, alih-alih mengakui agensi dan kompleksitas mereka sebagai manusia utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyandang disabilitas meresepsi representasi inspiration porn dalam TED Talk berjudul "I'm not your inspiration, thank you very much | Stella Young." Dengan pendekatan kualitatif dan paradigma konstruktivisme, penelitian ini menganalisis resepsi informan melalui kerangka Teori Resepsi Khalayak Stuart Hall, yang memetakan tiga posisi decoding yaitu dominant-hegemonic, negotiated, dan oppositional. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan empat informan penyandang disabilitas yang telah menonton video tersebut dan satu key informant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan memaknai video TED Talk sebagai refleksi nyata atas realitas yang dihadapi sebagai penyandang disabilitas. Posisi pemaknaan utama yang diperoleh terhadap pesan utama video terdapat dua, yaitu dominant-hegemonic dan negotiated, di mana tiga informan berada dalam posisi dominant-hegemonic dan satu lainnya berada dalam posisi negotiated. Kemudian, perihal pandangan kontradiktif yang memandang disabilitas sebagai buruk sekaligus luar biasa, keempat informan berada pada posisi negotiated dengan menambahkan pengalaman pribadi mereka. Saat menanggapi pernyataan Young bahwa hambatan utama berasal dari faktor eksternal, keempat informan menyetujui dan memaknai secara dominant- hegemonic. Temuan ini menegaskan pentingnya mendengar suara langsung dari penyandang disabilitas untuk mendorong representasi media yang lebih etis, inklusif, dan bebas dari stereotip yang mereduksi. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemaknaan para informan terhadap inspiration porn dalam tayangan TED Talk dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti latar belakang sosial dan sudut pandang sehingga menghasilkan pemaknaan dan interpretasi yang beragam.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Clarissa, Clarissa (00000068349) |
| Contributors: | Okta Wibowo, Tangguh |
| Keywords: | resepsi khalayak, inspiration porn, penyandang disabilitas, stigma, TED Talk |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 07:57 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/45963 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
