Tambarna Teresa, Angel (2026) Participatory Communication Kader Posyandu dengan Ibu dalam Kegiatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Studi Kasus Posyandu Mawar I, III, III, IV Kelurahan Tegal Alur). Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (392kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (397kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (460kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Saat ini, Pelayanan Kesehatan Primer (Primary Health Care/PHC) menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan kesehatan global. PHC menekankan pentingnya pemerataan akses layanan kesehatan yang menyeluruh, berkeadilan, dan berpusat pada masyarakat. PHC di Indonesia yang berfokus pada pelayanan langsung kepada masyarakat diwujudkan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Efektivitas posyandu dipengaruhi oleh komunikasi antara kader posyandu dengan ibu balita, karena kader berperan sebagai garda terdepan dalam posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami komunikasi antara kader dan ibu dalam kegiatan posyandu, khususnya dalam penyampaian informasi kesehatan dan partisipasi ibu dalam proses komunikasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan paradigma post positivisme. Data diperoleh melalui wawancara kepada 20 informan dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan konsep Participatory Communication oleh Melkote & Singhal dengan memperhatikan prinsip dasar seperti dialogue, participation, cultural identity, dan empowerment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan participatory communication di posyandu masih memiliki keterbatasan dalam membangun keterlibatan ibu yang aktif dan berkelanjutan. Proses participatory communication didominasi oleh kader dalam memulai diskusi melalui pertanyaan, memberikan arahan, dan membuka ruang diskusi kepada para ibu yang hadir. Kader menggunakan pendekatan kekeluargaan untuk menciptakan rasa nyaman dan percaya, agar ibu bersedia menyampaikan pengalaman dan kendala merawat kesehatan anak di rumah. Namun, partisipasi ibu yang masih cenderung pasif dan hanya muncul ketika kondisi situasional yang mendesak. Kesimpulannya participatory communication dalam kegiatan posyandu masih sangat bergantung pada keterlibatan kader dalam membuka proses diskusi dengan menghargai kondisi sosial budaya yang muncul, sedangkan ibu cenderung pasif dan hanya terlibat jika ada kebutuhan situasional.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Tambarna Teresa, Angel (00000078637) |
| Contributors: | Gita Elmada, Maria Advenita |
| Keywords: | Komunikasi Partisipatif, Posyandu, Kader Posyandu, Ibu Balita, Pelayanan Kesehatan Primer |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 07:57 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46074 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
