Najla Azizah, Syaima (2026) Proses Self-Disclosure Generasi Z dalam Keluarga dengan Pola Komunikasi Protective terkait Keputusan Menonton Konser. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (176kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (396kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (142kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000072584_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (64kB) |
Abstract
Fenomena meningkatnya minat Generasi Z terhadap konser musik turut memengaruhi cara anak berkomunikasi dengan orangtua, khususnya ketika menyampaikan keputusan atau meminta izin untuk menonton konser. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses self-disclosure Generasi Z kepada orangtua dalam keluarga dengan pola komunikasi protective terkait keputusan menonton konser. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan utama Generasi Z dan dua informan pendukung, yaitu orangtua serta psikolog. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, thematic coding, pattern matching antar kasus, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Family Communication Patterns (FCP) dari Koerner dan Fitzpatrick serta pedoman self-disclosure DeVito sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi keluarga tipe protective memengaruhi cara anak melakukan self-disclosure kepada orangtua. Keterbatasan ruang diskusi dan dominasi orangtua dalam pengambilan keputusan membuat anak cenderung melakukan keterbukaan diri secara selektif, bertahap, dan penuh pertimbangan. Informan mempertimbangkan waktu, konteks, serta kemungkinan respons orangtua sebelum menyampaikan informasi. Selain itu, ditemukan adanya strategi penyesuaian informasi, persuasi, hingga pembatasan informasi untuk menghindari konflik dan memperoleh persetujuan orangtua. Meskipun seluruh informan berasal dari keluarga dengan kecenderungan protective, terdapat perbedaan dalam tingkat keterbukaan dan strategi komunikasi yang digunakan. Temuan ini menunjukkan bahwa self-disclosure dalam keluarga protective tidak selalu dilakukan secara terbuka, melainkan melalui berbagai bentuk penyesuaian informasi yang dipengaruhi oleh respons dan pola komunikasi orangtua.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Najla Azizah, Syaima (00000072584) |
| Contributors: | Karamoy, Arindra Khrisna |
| Keywords: | Self-disclosure, Generasi Z, Komunikasi Keluarga, Konser, Family Communication Patterns |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 20 Jun 2026 08:00 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46356 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
