Peran danan Aktivitas Business Development pada Startup Shave Space dalam Pengembangan Usaha melalui Strategi Pemasaran Berbasis Pengalaman

Bryan, Alfonsius (2026) Peran danan Aktivitas Business Development pada Startup Shave Space dalam Pengembangan Usaha melalui Strategi Pemasaran Berbasis Pengalaman. Pro-Step Report, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (295kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (651kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64MB)
[img] PDF
LEMBAR_PENGESAHAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (52kB)

Abstract

Laporan ini memaparkan proses validasi pasar dan komersialisasi bisnis rintisan "Shave Space", sebuah usaha di bidang Food and Beverage (F&B) yang menghadirkan produk snow ice atau bingsoo dengan konsep visual bertema luar angkasa. Bisnis ini dirancang secara strategis untuk menjawab kesenjangan pasar antara tingginya minat konsumen terhadap dessert kekinian dengan keterbatasan daya beli pelajar dan mahasiswa, sehingga menghadirkan solusi produk yang estetis, unik, namun tetap terjangkau. Pelaksanaan proyek dilakukan melalui tahapan yang sistematis, meliputi Research and Development (R&D) untuk formulasi produk, pembuatan Minimum Viable Product (MVP), pelaksanaan Demo Day, Focus Group Discussion (FGD) dan validasi melalui penjualan langsung di berbagai segmen pasar. Dalam fase pengembangan produk, strategi konten difokuskan pada pembangunan kesadaran merek (brand awareness) dan pembentukan antusiasme pasar (building hype) melalui platform media sosial Instagram dan TikTok. CMO menerapkan pendekatan visual yang konsisten dengan tema luar angkasa serta memanfaatkan konten edukatif yang memvisualisasikan tekstur snow ice untuk memberikan bukti fisik kepada calon konsumen mengenai estetika dan kualitas produk sebelum peluncuran resmi. Tujuannya adalah memastikan bahwa pesan yang disampaikan perusahaan benar-benar sesuai dan "nyambung" (relate) dengan apa yang dibutuhkan atau disukai oleh audiens. Tanpa strategi ini, perusahaan berisiko membuang anggaran pemasaran untuk kampanye yang tidak efektif karena gagal menarik perhatian pasar sasaran. Untuk mencapai tujuan tersebut, CMO menerapkan metode pendekatan eksperimental atau sering disebut sebagai trial and error yang terukur.

Item Type: Technical Report (Pro-Step Report)
Creators: Bryan, Alfonsius (00000083431)
Contributors: Prihanto, D Wim (0312126610)
Keywords: Kewirausahaan, Snow Ice, Validasi Pasar, Gen Z, Studi Kelayakan Bisnis.
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 650 Management and Public Relations > 658 General management (Risk Management, Profit and Loss, Logistics)
Divisions: Faculty of Business > Management
Date Deposited: 20 Jun 2026 11:58
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46367

Actions (login required)

View Item View Item