Perancangan dan Penerapan Set Warung dalam Film Maju Mundur, Keburu Patah (2026)

Joceline Valencia, Genoveva (2026) Perancangan dan Penerapan Set Warung dalam Film Maju Mundur, Keburu Patah (2026). Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (364kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (415kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (490kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (23MB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Archive (ZIP)
CREATION_FILE.zip
Restricted to Registered users only

Download (944MB)
[img] Archive (ZIP)
00000066470_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)

Abstract

Warung merupakan ruang usaha kecil yang sering digunakan tidak hanya sebagai tempat berdagang, tetapi juga sebagai ruang hidup pemiliknya. Karakteristik tersebut banyak ditemukan pada kelompok masyarakat menengah bawah yang memiliki kondisi ekonomi relatif rentan sehingga cenderung memanfaatkan ruang dan barang secara fungsional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Film Maju Mundur, Keburu Patah (2026) mengangkat kehidupan pasangan suami-istri yang menjalankan usaha warung Madura yang beroperasi selama dua puluh empat jam. Penciptaan karya ini bertujuan menjelaskan proses perancangan dan penerapan set warung sebagai bagian dari production design dalam mendukung kebutuhan cerita. Penciptaan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan production design, teori mise-en-scène dari Bordwell et al. (2023), serta konsep kelas menengah bawah yang merujuk pada Su H Ut (2024), Larasati et al. (2025), dan Badan Pusat Statistik (2024; 2025). Data diperoleh melalui studi literatur, observasi visual terhadap film referensi, serta observasi lapangan pada beberapa warung. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa penggunaan ruang multifungsi, penataan ruang yang padat, pemanfaatan barang-barang sehari-hari, serta penggunaan properti yang bersifat fungsional mampu membangun karakter ruang warung yang sempit, padat, dan sesuai dengan karakteristik kehidupan masyarakat menengah bawah. Perancangan set juga membantu memperlihatkan aktivitas sehari-hari, kondisi sosial-ekonomi, serta keterbatasan ruang yang dialami tokoh melalui elemen visual. Dengan demikian, perancangan dan penerapan set warung dalam production design tidak hanya berfungsi sebagai latar cerita, tetapi juga mendukung penyampaian informasi mengenai kehidupan tokoh dan kebutuhan naratif film melalui visual.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Joceline Valencia, Genoveva (00000066470)
Contributors: Obadiah, Jason
Keywords: production design, mise-en-scène, kelas menengah bawah, warung Madura, film pendek
Subjects: 700 Arts and Recreation > 770 Photography, Computer Art, Film, Video
Divisions: Faculty of Art & Design > Film & Animation
Date Deposited: 22 Jun 2026 08:00
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46402

Actions (login required)

View Item View Item