Strategi penyutradaraan dalam membangun konsep opening pada film yang hilang yang ditemukan (2026)

K'Han S, Vernando (2026) Strategi penyutradaraan dalam membangun konsep opening pada film yang hilang yang ditemukan (2026). Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (724kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (337kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (348kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (316kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Archive (ZIP)
CREATION_FILE.zip
Restricted to Registered users only

Download (27kB)
[img] Archive (ZIP)
00000075466_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB)

Abstract

Film pendek Yang Hilang; Yang Ditemukan (2026) menggunakan strategi penyutradaraan yang menahan informasi visual secara bertahap dalam opening sequence-nya. Pendekatan seperti ini masih jarang menjadi fokus utama dalam skripsi penciptaan film pendek, padahal keputusan-keputusan penyutradaraan di baliknya tidak kalah kaya untuk dibahas. Skripsi penciptaan ini ditulis untuk menjelaskan strategi penyutradaraan dalam membangun konsep opening pada film tersebut, dengan fokus pada scene 1 dan scene 2 sebagai opening sequence. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis observasi karya, dengan landasan teori dari Bordwell et al. (2020), Brown (2021), Weston (2021), serta Rabiger et al. (2020). Hasil analisis menunjukkan bahwa kelima elemen penyutradaraan yang menjadi fokus penciptaan yaitu framing, blocking, sudut kamera, pengarahan aktor, dan objek visual bekerja secara terpadu dalam satu strategi tunggal. Di scene 1, bola plasma ditempatkan sebagai foreshadowing utama sementara framing membatasi akses visual terhadap karakter. Di scene 2, pembatasan itu perlahan dilepaskan seiring Jeko mulai membuka diri, hingga opening ditutup dengan konflik internal pertama yang terasa secara visual. Secara keseluruhan, opening sequence ini dirancang bukan untuk memberikan jawaban, melainkan untuk menanam pertanyaan yang mendorong penonton mengikuti narasi lebih jauh.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: K'Han S, Vernando (00000075466)
Contributors: Amelia, Putri Sarah
Keywords: penyutradaraan, opening sequence, foreshadowing, framing
Subjects: 700 Arts and Recreation > 770 Photography, Computer Art, Film, Video
Divisions: Faculty of Art & Design > Film & Animation
Date Deposited: 22 Jun 2026 08:01
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46410

Actions (login required)

View Item View Item