Perancangan Set, Properti, dan Kostum dalam Membangun Transformasi Realita dan Magical Realism pada Film Pendek What's Left Unsaid

Elmo Hartawan, Muhammad (2026) Perancangan Set, Properti, dan Kostum dalam Membangun Transformasi Realita dan Magical Realism pada Film Pendek What's Left Unsaid. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (329kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (379kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (866kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (683kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (740kB)
[img] Archive (ZIP)
00000073152_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)

Abstract

Film pendek What's Left Unsaid mengangkat kisah hubungan seorang Ayah dan anak remajanya, Ethan, yang mengalami jarak emosional setelah kehilangan sosok Ibu. Dalam film ini, karakter Ibu tidak hadir secara fisik di layar, namun keberadaannya tetap direpresentasikan melalui ruang domestik, suasana rumah, serta benda-benda personal yang ditinggalkan. Oleh karena itu, penciptaan karya ini berfokus pada perancangan set dan properti sebagai medium naratif untuk membangun representasi karakter Ibu serta mendukung atmosfer emosional dalam film. Proses penciptaan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi visual, studi referensi, diskusi informal, serta eksplorasi artistik terhadap ruang domestik rumah bernuansa klasik menengah atas. Pendekatan 3D character digunakan untuk memahami karakter Ibu sebagai sosok yang hangat (warm), penuh perhatian (caring), dan penyayang (loving), yang kemudian diterjemahkan ke dalam elemen visual seperti dapur, ruang makan, meja konsol, dekorasi rumah, serta penggunaan telepon rumah model lama sebagai key property. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa penggunaan elemen visual seperti furnitur kayu, lantai terakota, stained glass window, dekorasi personal, dan telepon rumah mampu membangun representasi emosional karakter Ibu secara implisit, meskipun karakter tersebut tidak hadir secara fisik di layar. Dengan demikian, production design dalam film What's Left Unsaid tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis visual, tetapi juga menjadi medium naratif yang memperkuat tema kehilangan, memori, serta hubungan keluarga melalui elemen mise-en-scene.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Elmo Hartawan, Muhammad (00000073152)
Contributors: Purnomo, Setianingsih (0311036504)
Keywords: production design, mise-en-scene, set, properti, representasi karakter
Subjects: 700 Arts and Recreation > 770 Photography, Computer Art, Film, Video
Divisions: Faculty of Art & Design > Film & Animation
Date Deposited: 23 Jun 2026 08:00
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46457

Actions (login required)

View Item View Item