Eksplorasi Komposisi Visual dalam Membangun Rasa Kesepian pada Film What's Left Unsaid (2026)

Der Jeet Singh, Parwin (2026) Eksplorasi Komposisi Visual dalam Membangun Rasa Kesepian pada Film What's Left Unsaid (2026). Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (651kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (172kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (477kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (619kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (158kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Archive (ZIP)
00000066408_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (66kB)

Abstract

Skripsi penciptaan ini membahas eksplorasi komposisi visual dalam membangun rasa kesepian pada film pendek What's Left Unsaid (2026). Latar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa komposisi visual tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga memiliki peran penting dalam menyampaikan makna dan emosi secara sinematik. Penulis sebagai Director of Photography melakukan eksplorasi terhadap penggunaan ruang (space), negative space, ukuran shot, dan penempatan karakter di dalam bingkai untuk merepresentasikan kesepian yang dialami karakter ayah pada film. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penciptaan karya berbasis praktik melalui observasi, studi literatur, pengujian kamera dan lensa, serta eksplorasi visual pada tahap pra-produksi dan produksi. Landasan teori yang digunakan merujuk pada teori komposisi visual dari Blain Brown, teori ruang (space) dari Bruce Block, serta konsep visual loneliness dari Gustavo Mercado. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa penggunaan flat space, negative space, dan pengolahan ruang visual mampu membangun kesan kesepian, isolasi, dan jarak emosional karakter tanpa harus dijelaskan melalui dialog secara eksplisit. Penggunaan lensa anamorphic, ukuran shot lebar, serta minimnya elemen perspektif menjadi pendukung utama dalam menciptakan ruang visual yang terasa kosong dan hampa. Melalui proses penciptaan ini, penulis menemukan bahwa hubungan antara karakter dengan ruang memiliki peran penting dalam membangun emosi visual dan makna naratif pada film.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Der Jeet Singh, Parwin (00000066408)
Contributors: Fabio Santabudi, Bisma
Keywords: Kesepian, sinematografi, ruang, komposisi visual
Subjects: 700 Arts and Recreation > 770 Photography, Computer Art, Film, Video
Divisions: Faculty of Art & Design > Film & Animation
Date Deposited: 25 Jun 2026 07:57
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46644

Actions (login required)

View Item View Item