Indah Cahya, Apnes (2026) Persepsi Gen Z mengenai Stereotip Gender dan Normalisasi terhadap Konten Prank Menyentuh Tangan di Eskalator yang diunggah di Tiktok. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (524kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (673kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (635kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (533kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (263kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (270kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000071509_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (66kB) |
Abstract
Perkembangan di media social, khususnya Tiktok, mendorong lahirnya berbagai bentuk konten hiburan, salah satunya konten prank yang melibatkan interaksi fisik di ruang publik. Sala satu jenis konten yang kerap dinormalisasi adala prank menyentuh tangan di eskalator secara tiba-tiba. Konten ini menimbulkan beragam respons dan persepsi, terutama terkait stereotip gender dan normalisasi terhadap tindakan seperti itu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana persepsi generasi Z terhadap stereotip gender dan proses normalisasi yang muncul dalam konten prank menyentuh tangan di eskalator yang diunggah di Tiktok. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan Generasi Z dengan latar belakang dan gender yang berbeda, serta didukung oleh studi literatur dan analisis tentang hal ini dalam konteks media sosial. Landasan konsep yang digunakan diantaranya persepsi, stereotip gender, dan normalisasi terhadap tindakan dalam konten prank tersebut. Hasil penelitian menunjukkan Generasi Z mempunyai persepsi yang cukup kritis dalam menolak normalisasi terhadap tindakan dalam konten prank tersebut. Ditemukan pula adanya ketimpangan atau bias gender pada kolom komentar yang disadari oleh Generasi Z yang didukung dengan pengalaman pribadi. Persepsi seluruh informan didasari oleh norma, nilai, dan latar belakang budaya kehidupan sehari-hari mereka. Generasi Z memandang konten prank menyentuh tangan orang asing lawan jenis di eskalator yang diunggah di Tiktok sebagai bentuk pelanggaran kenyamanan dan keamanan privasi individu di ruang publik, mereka menyetujui adanya bias gender yang terjadi, dan menegaskan tentang pentingnya meningkatkan kesadaran akan etika serta keadilan dalam merespons interaksi sosial tanpa memandang perbedaan gender.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Indah Cahya, Apnes (00000071509) |
| Contributors: | Anugrah Bangun, Cendera Rizky |
| Keywords: | Gen Z, Tiktok, prank, persepsi, normalisasi, stereotip gender 7 Persepsi Gen Z mengenai ..., Apnes Indah Cahya, Universitas Multimedia Nusantara |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 07:59 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46657 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
