Penerapan Pergerakan Kamera dalam Memvisualisasikan Konflik Batin Tokoh sebagai People Pleaser pada Music Video it All Got Wasted in the End

Saputra, Jonathan (2026) Penerapan Pergerakan Kamera dalam Memvisualisasikan Konflik Batin Tokoh sebagai People Pleaser pada Music Video it All Got Wasted in the End. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (543kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (181kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (217kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (569kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (157kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Archive (ZIP)
CREATION_FILE.zip
Restricted to Registered users only

Download (795MB)
[img] Archive (ZIP)
00000074740_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)

Abstract

Music video merupakan salah satu bentuk karya audiovisual yang tidak hanya berfungsi sebagai media promosi musik, tetapi juga sebagai sarana penyampaian emosi dan pesan melalui pendekatan visual storytelling. Dalam proses penyampaian emosi tersebut, pergerakan kamera memiliki peran penting dalam memvisualisasikan hubungan emosional antara penonton dan tokoh. Karya music video "It All Got Wasted in The End" mengangkat konflik seorang karakter dengan kecenderungan sebagai people pleaser yang terus berusaha menyenangkan orang lain hingga mengabaikan dirinya sendiri. Penelitian berbasis penciptaan karya ini bertujuan untuk menerapkan pergerakan kamera sebagai elemen visual dalam memvisualisasikan konflik tokoh melalui pendekatan sinematografi. Metode penciptaan dilakukan melalui tahapan pra produksi, produksi, dan pascaproduksi dengan menggunakan pendekatan visual storytelling berbasis solo performance. Hasil karya menunjukkan bahwa penggunaan stabilized tracking shot pada ruang studio mampu merepresentasikan usaha karakter dalam mempertahankan kontrol emosinya, sedangkan penggunaan handheld pada bagian montage memperlihatkan kondisi emosional karakter yang lebih terbuka dan tidak stabil. Dengan demikian, pergerakan kamera tidak hanya berfungsi sebagai elemen teknis, tetapi juga sebagai bahasa visual untuk memperkuat penyampaian emosi dan konflik tokoh dalam music video.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Saputra, Jonathan (00000074740)
Contributors: Arie Tinarbuko, Zulhiczar (0318078804)
Keywords: music video, visual storytelling, pergerakan kamera, sinematografi, people pleaser
Subjects: 700 Arts and Recreation > 770 Photography, Computer Art, Film, Video
Divisions: Faculty of Art & Design > Film & Animation
Date Deposited: 25 Jun 2026 08:02
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46660

Actions (login required)

View Item View Item