Komunikasi Interpersonal dalam Membuka Diri Kembali Seteleh Ditinggal Meninggal Dunia Pasangan.

Nyuton Siahaan, Insan (2026) Komunikasi Interpersonal dalam Membuka Diri Kembali Seteleh Ditinggal Meninggal Dunia Pasangan. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (206kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (548kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (556kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Archive (ZIP)
00000071441_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB)

Abstract

Peran komunikasi interpersonal sangatlah penting dalam proses membuka diri kembali pada individu yang kehilangan pasangan karena meninggal dunia. Dalam situasi kehilangan, individu cenderung menarik diri dan membatasi interaksi sosial sebagai bentuk perlindungan emosional. Untuk memahami proses tersebut, penelitian ini menggunakan Teori Penetrasi Sosial, Konsep Five Stage of Grief, dan Konsep Self-Disclosure yang menjadi hasil keterbukaan diri pada suatu hubungan interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses keterbukaan diri terbentuk kembali melalui komunikasi interpersonal setelah masa berduka. Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan metode studi kasus untuk memahami penerapan tahapan penetrasi sosial pada kehidupan nyata, berdasarkan pengalaman subjektif informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis melalui teknik pattern matching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan diri pada individu yang ditinggal meninggal dunia pasangan tidak terjadi secara instan, melainkan melalui tahapan yang dipengaruhi oleh dukungan sosial, empati lawan bicara, kenyamanan emosional, serta proses penerimaan terhadap kehilangan. Komunikasi interpersonal yang suportif menjadi ruang aman bagi individu untuk mulai berbagi perasaan, pengalaman, dan kembali membangun hubungan sosial termasuk hubungan romantis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal berperan penting dalam memfasilitasi proses membuka diri sebagai bagian dari pemulihan emosional setelah kehilangan pasangan.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Nyuton Siahaan, Insan (00000071441)
Contributors: Fakhruddin, Irwan
Keywords: Komunikasi Interpersonal, Keterbukaan Diri, Kehilangan Pasangan, Pemulihan emosional
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 26 Jun 2026 07:59
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46734

Actions (login required)

View Item View Item