Perancangan BEOS Concourse sebagai Ruang Transisi Sosial dan Budaya dengan Pendekatan Livability di Kawasan Kota Tua Jakarta

Winata, Ficelia (2026) Perancangan BEOS Concourse sebagai Ruang Transisi Sosial dan Budaya dengan Pendekatan Livability di Kawasan Kota Tua Jakarta. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (1MB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (5MB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (719kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (682kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Archive (ZIP)
CREATION_FILE.zip
Restricted to Registered users only

Download (383MB)
[img] Archive (ZIP)
00000067811_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)

Abstract

Kawasan Kota Tua Jakarta merupakan salah satu kawasan bersejarah yang memiliki peran penting sebagai destinasi wisata budaya sekaligus simpul mobilitas perkotaan. Keberadaan Stasiun Jakarta Kota sebagai titik transit utama menyebabkan tingginya aktivitas pergerakan komuter, wisatawan, dan masyarakat lokal. Namun, intensitas aktivitas tersebut belum didukung oleh ruang transisi yang mampu mengakomodasi interaksi sosial, kegiatan budaya, dan pengalaman ruang yang nyaman secara optimal. Akibatnya, kawasan cenderung berfungsi sebagai ruang perlintasan daripada ruang publik yang mampu membangun keterikatan antara pengguna dengan lingkungan sekitarnya. Perancangan ini bertujuan menghasilkan BEOS Concourse sebagai socio-cultural hub yang mampu mengintegrasikan fungsi transit, sosial, dan budaya dalam satu kesatuan ruang. Metode perancangan dilakukan melalui analisis tapak pada skala makro, meso, dan mikro, studi preseden, analisis program ruang, serta penerapan pendekatan livability sebagai landasan desain. Pendekatan ini menekankan aspek aksesibilitas, kenyamanan, keamanan, keberagaman aktivitas, dan kualitas pengalaman pengguna. Hasil perancangan berupa fasilitas publik yang berfungsi sebagai ruang transisi antara sistem transportasi dan kawasan Kota Tua sekaligus sebagai wadah aktivitas sosial, budaya, komunitas, dan ekonomi kreatif. Melalui integrasi jalur pejalan kaki, ruang publik yang fleksibel, serta respons terhadap konteks historis kawasan, BEOS Concourse diharapkan mampu meningkatkan kualitas ruang publik dan memperkuat hubungan antara mobilitas, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Winata, Ficelia (00000067811)
Contributors: Wicaksono, Theodorus Cahyo
Keywords: BEOS Concourse, Socio-Cultural Hub, Livability, Kota Tua Jakarta, Ruang Transisi
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture
Divisions: Faculty of Art & Design > Architecture
Date Deposited: 03 Jul 2026 08:02
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46972

Actions (login required)

View Item View Item