Analisis Resepsi Generasi Z terhadap Konten Makanan Mewah di Instagram

Wijayanti, Alvina (2026) Analisis Resepsi Generasi Z terhadap Konten Makanan Mewah di Instagram. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (778kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (487kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (481kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (447kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (856kB)
[img] Archive (ZIP)
00000068171_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)

Abstract

Konten makanan mewah di Instagram saat ini tidak hanya dipahami sebagai konten kuliner, tetapi juga sebagai representasi visual yang memuat pengalaman konsumsi, gaya hidup, serta simbol sosial di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Generasi Z memaknai konten makanan mewah pada akun Instagram @onebitebigbite berdasarkan perspektif resepsi audiens. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta analisis resepsi Stuart Hall. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga informan Generasi Z yang aktif menggunakan Instagram dan pernah terpapar konten makanan mewah. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana audiens melakukan pemaknaan terhadap representasi visual makanan, suasana restoran, serta pengalaman konsumsi yang ditampilkan dalam konten tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten makanan mewah tidak dimaknai secara tunggal oleh audiens. Pada tahap pemaknaan, sebagian informan memandang konten sebagai representasi gaya hidup yang estetik, menarik, serta dapat menjadi inspirasi dan referensi pengalaman kuliner. Sementara itu, sebagian informan lainnya tetap menikmati visual yang ditampilkan, namun melakukan penyesuaian makna berdasarkan kondisi sosial, pengalaman pribadi, serta kemampuan ekonomi masing-masing. Berdasarkan teori Encoding­Decoding Stuart Hall, penelitian ini menemukan dua posisi pemaknaan, yaitu dominant reading dan negotiated reading. Posisi dominant reading ditunjukkan oleh informan yang menerima makna konten sesuai konstruksi media sebagai sesuatu yang menarik, inspiratif, dan layak dijadikan referensi tanpa penolakan berarti. Sementara itu, posisi negotiated reading ditunjukkan oleh informan yang tetap menikmati konten, tetapi memberikan batasan dan penyesuaian makna berdasarkan realitas hidup mereka, sehingga tidak menerima pesan secara penuh. Temuan ini menunjukkan bahwa proses pemaknaan konten makanan mewah di Instagram terbentuk melalui interaksi antara representasi visual yang dikonstruksi kreator dan pengalaman subjektif audiens dalam mengonsumsi media sosial. Dengan demikian, makna konten tidak melekat secara tetap, tetapi selalu dinegosiasikan sesuai dengan cara Generasi Z berinteraksi dengan media digital.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Wijayanti, Alvina (00000068171)
Contributors: Putri Yunandika, Nike (0325019101)
Keywords: Analisis Resepsi, Encoding-Decoding, Generasi Z, Instagram, Konten Makanan Mewah,
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 13 Jul 2026 07:41
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/47452

Actions (login required)

View Item View Item