Proses Perkembangan Hubungan Situationship menuju Hubungan Romantis Berkomitmen pada Perempuan Generasi-Z

Bryan Christian, Jonathan (2026) Proses Perkembangan Hubungan Situationship menuju Hubungan Romantis Berkomitmen pada Perempuan Generasi-Z. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (289kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (468kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (273kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (526kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Archive (ZIP)
00000067738_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (66kB)

Abstract

Perkembangan cara pandang generasi muda terhadap hubungan romantis melahirkan berbagai bentuk hubungan baru, salah satunya situationship. Hubungan ini ditandai dengan kedekatan emosional tanpa kejelasan status dan komitmen sehingga sering menimbulkan relational uncertainty. Fenomena ini banyak dialami oleh perempuan generasi-Z dan dapat memunculkan berbagai dampak emosional. Meskipun demikian, sebagian perempuan generasi-Z mampu mengubah situationship menjadi hubungan romantis berkomitmen melalui komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan memahami proses komunikasi interpersonal atas relational uncertainty yang dilakukan oleh perempuan generasi-Z dalam situationship hingga terciptanya komitmen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus oleh Stake terhadap lima perempuan generasi-Z yang pernah menjalani situationship dan berhasil membawa hubungan mereka menuju hubungan romantis berkomitmen. Social Penetration Theory digunakan untuk memahami perkembangan keterbukaan diri dalam hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relational uncertainty muncul ketika hubungan berkembang menyerupai hubungan romantis, tetapi dijalani tanpa kejelasan status, batasan, dan arah hubungan. Sebelum mengomunikasikan ketidakpastian hubungan, partisipan terlebih dahulu menguji komitmen pasangan. Keputusan mengomunikasikan ketidakpastian hubungan dipengaruhi oleh kebutuhan akan kejelasan hubungan dengan mempertimbangkan konteks, waktu, situasi, dan media komunikasi. Keberanian perempuan dalam mengomunikasikan ketidakpastian hubungan dipengaruhi oleh faktor personal, budaya, gender, pasangan, serta persepsi terhadap pentingnya dan risiko dari topik ketidakpastian hubungan. Setelah ketidakpastian dikomunikasikan, hubungan menjadi lebih intim dan mendorong terbentuknya komitmen.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Bryan Christian, Jonathan (00000067738)
Contributors: Primadini, Intan
Keywords: Komitmen dalam hubungan romantis, perempuan generasi-Z, relational uncertainty, self-disclosure, situationship.
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 17 Jul 2026 07:57
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/47663

Actions (login required)

View Item View Item