Ancylla Kapusin, Jocelyn (2026) Analisis Resepsi Fashion Model di Jakarta terhadap Konten Performative Male di TikTok. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (2MB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (813kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (634kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (611kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (655kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000066377_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (65kB) |
Abstract
Kelahiran berbagai tren yang dihasilkan dari pergerakan massif media sosial membuat pengguna terpapar dengan berbagai budaya dan istilah baru. Maraknya konten-konten media sosial memberikan kemudahan bagi pengguna dalam melihat peristiwa-peristiwa yang terjadi di dunia dengan mudah dan cepat. Salah satunya adalah tren performative male yang menjadi sebuah diskursus antar gender di media sosial beberapa waktu lalu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon fashion model di Jakarta terhadap konten Performative Male di TikTok yang mengangkat narasi feminisme sebagai atribut konten. Dalam penelitian ini, teori yang digunakan adalah teori resepsi encoding/decoding milik Stuart Hall dengan landasan konsep Gender Performativity milik Judith Butler dan didukung dengan konsep feminisme dan female gaze. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif Deskriptif dengan metode analisis resepsi yang mengambil paradigma konstruktivis melalui wawancara dan studi dokumen. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara tiga partisipan yang berkarir sebagai fashion model dan sudah melihat berbagai bentuk konten performative male hingga kontes yang dilaksanakan di Jakarta melalui TikTok. Hasil penelitian menunjukan bahwa posisi penerimaan partisipan terbagi menjadi dominant-hegemonic position dan negotiated position di mana partisipan dominan setuju dengan adanya performativitas sebagai bentuk ekspresi gender yang ditampilkan untuk mendapatkan validasi dari perempuan melalui instrumentalisasi isu feminisme yang ditunjukan melalui penampilan, gestur, dan gaya berbicara, namun tidak menutup kemungkinan adanya ketulusan untuk belajar memahami isu feminisme melalui tren. Temuan ini menunjukan bahwa kini identitas gender dapat diekspresikan dengan lebih fleksibel sejak terjadinya pergeseran makna gender yang tidak lagi berpaku pada norma gender tradisional yang kaku.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Ancylla Kapusin, Jocelyn (00000066377) |
| Contributors: | Anugrah Bangun, Cendera Rizky |
| Keywords: | analisis resepsi, ekspresi gender, feminisme, performative male, tren media sosial. |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 07:58 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/47842 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
