Clara Santy, Cynthia (2026) Maskulinitas dalam Film Monster (2023): Analisis Semiotika Roland Barthes. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (836kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (356kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (353kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (664kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (302kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000068414_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (65kB) |
Abstract
Film sering kali menjadi media penyebaran ideologi gender yang menormalisasi standar maskulinitas kaku dalam masyarakat, dimana kegagalan dalam mengikuti standar tersebut akan memicu perundungan dan kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar maskulinitas sebagai mitos yang menormalisasi ideologi tertentu dalam film Monster (2023). Penelitian ini mengacu pada konsep maskulinitas, menggunakan paradigma kritis dengan metode semiotika. Data penelitian membedah enam adegan film Monster (2023) yang mencakup simbol dan tanda, yang dianalisis dengan semiotika Roland Barthes melalui tiga tingkat pemaknaan, yaitu: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, film ini menampilkan rangkaian aksi perundungan, kekerasan domestik, serta pelabelan negatif yang dialami oleh Yori. Pada tingkat konotasi, adegan-adegan tersebut menunjukkan adanya nilai budaya Jepang kolektivisme dan citra diri yang berperan dalam aksi perundungan dan kekerasan yang terjadi. Pada tingkat mitos, film ini membangun narasi ideologis bahwa maskulinitas bekerja di bawah sistem patriarki. Hasil penelitian membongkar bahwa tanda maskulinitas dalam film merupakan sebuah mitos ideologis yang dinaturalisasikan melalui instrumen kekerasan demi mengamankan dividen patriarki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Monster (2023) menaturalisasi ideologi patriarki melalui mitos maskulinitas yang ditampilkan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Clara Santy, Cynthia (00000068414) |
| Contributors: | Murwani, Endah |
| Keywords: | maskulinitas, semiotika, patriarki, gender, film Monster (2023) |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 07:59 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/47929 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
