Austina, Angelia (2026) Persepsi Peran (Role Perception) Jurnalis terhadap Praktik Amplop sebagai Strategi Bertahan Hidup di Era Disrupsi Teknologi Digital. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (578kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (313kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (384kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (600kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (314kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000070924_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (64kB) |
Abstract
Praktik amplop (brown envelope journalism) masih menjadi persoalan etika dalam profesi jurnalistik yang semakin kompleks di tengah era disrupsi teknologi digital, krisis industri media, dan meningkatnya tekanan ekonomi terhadap jurnalis. Kondisi ini tersebut memunculkan dilema etis antara mempertahankan profesionalisme jurnalistik dan memenuhi kebutuhan ekonomi sehingga praktik amplop sering kali dipersepsikan sebagai strategi bertahan hidup. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi realitas praktik amplop, persepsi peran (role perception) jurnalis terhadap praktik amplop sebagai strategi bertahan hidup, dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi peran tersebut dalam konteks disrupsi teknologi digital. Dengan menggunakan paradigma konstruktivisme dan metode studi kasus, penelitian kualitatif ini berupaya memberikan pemahaman bagaimana jurnalis menafsirkan peran profesionalnya. Kerangka teoritis yang digunakan meliputi Role Theory dan Role Perception in Journalism, konsep Brown Envelope Journalism, serta Etika Jurnalisme sebagai tolak ukur penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap enam jurnalis media digital nasional di Jakarta yang kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis untuk menggali makna dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi jurnalis terhadap praktik amplop. Hasil penelitian menunjukkan realitas amplop masih berlangsung secara terbuka melalui berbagai kode, motif, dan modus dengan tujuan memengaruhi pemberitaan dan mengelola kepentingan tertentu. Dalam konteks disrupsi teknologi digital, jurnalis mempersepsikan praktik amplop sebagai wujud ketegangan antara tekanan ekonomi dan penegakan etika profesi, kerentanan jurnalis mempertahankan relasi kuasa dengan narasumber, serta dilema antara normalisasi praktik dan pelanggaran etika. Penelitian juga menemukan bahwa persepsi peran jurnalis tersebut dipengaruhi oleh budaya kerja redaksi, latar belakang pendidikan, dan personalitas jurnalis yang membentuk kesadaran etis pribadi. Semakin besar kesadaran etis jurnalis dalam menjaga independensi, semakin besar juga kecenderungan jurnalis menolak praktik amplop.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Austina, Angelia (00000070924) |
| Contributors: | Priyonggo, Ambang |
| Keywords: | praktik amplop, persepsi peran, etika jurnalisme, disrupsi teknologi digital |
| Subjects: | 000 Computer Science, Information and General Works > 070 News Media, Journalism and Publishing |
| Divisions: | Faculty of Communication > Digital Journalism |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:03 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/47937 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
