Komunikasi Identitas Gender Crossplayer Female-to-Male (F2M) di Instagram

Swastikha Wijaya, Tiaramitta (2026) Komunikasi Identitas Gender Crossplayer Female-to-Male (F2M) di Instagram. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (551kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (414kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (763kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (156kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Archive (ZIP)
00000065505_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB)

Abstract

Crossplay tidak hanya dipahami sebagai aktivitas hiburan dalam budaya populer, tetapi juga sebagai ruang bagi individu untuk mengekspresikan, membentuk, dan menegosiasikan identitas gender melalui penampilan, karakter, serta interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana crossplayer perempuan membentuk dan mengomunikasikan identitas gender mereka melalui praktik crossplay di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus Stake. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan partisipan crossplayer F2M serta dianalisis menggunakan teori Communication Theory of Identity (CTI) yang terdiri dari personal identity, enacted identity, relational identity, communal identity dan material identity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas gender partisipan terbentuk melalui proses eksplorasi diri yang dimulai dari pengalaman crossplay sebagai ruang untuk memahami kenyamanan dan ekspresi diri. Identitas tersebut kemudian dikomunikasikan melalui kostum, riasan, gestur, serta unggahan Instagram sebagai bentuk representasi diri. Selain itu, komunitas cosplay berperan dalam memberikan dukungan dan validasi sosial, sementara norma gender dan stigma masyarakat menjadi faktor yang memengaruhi keterbukaan serta cara partisipan menampilkan identitasnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa crossplay menjadi medium komunikasi identitas yang memungkinkan individu mengekspresikan gender secara lebih fleksibel dalam ruang digital.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Swastikha Wijaya, Tiaramitta (00000065505)
Contributors: Primadini, Intan
Keywords: Communication Theory of Identity, crossplay female-to-male (F2M), Instagram, komunikasi identitas gender.
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 25 Jul 2026 07:57
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48110

Actions (login required)

View Item View Item