Dominica Salim, Nathania (2026) Interpretasi Audiens terhadap Kritik Politik melalui Identitas Virtual @balqishumaira77. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (3MB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (704kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (451kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (411kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (448kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (9MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000071788_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (65kB) |
Abstract
Fenomena penggunaan Artificial Intelligence kini semakin marak di dunia virtual, khususnya pada media sosial Instagram dengan identitas yang anonim. Penelitian ini bertujuan untuk memahami interpretasi audiens terhadap kritik politik yang disampaikan Balqis Humaira sebagai sosok anonim beridentitas virtual berbasis avatar Artificial Intelligence di Instagram (@balqishumaira77). Latar belakang penelitian didasari peningkatan penggunaan avatar berbasis Artificial Intelligence dalam penyampaian kritik politik secara online dan fokus mendalami bagaimana audiens memaknai kritik politik yang disampaikan identitas virtual Balqis Humaira. Teori yang digunakan adalah Source of Credibility untuk memahami kecenderungan audiens menanggapi kritik politik yang disampaikan secara anonim dari sisi kredibilitas Balqis Humaira dan analisis resepsi Stuart Hall untuk memahami interpretasi audiens terhadap pesan yang diterima. Desain penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma interpretatif untuk mengkaji secara mendalam pemaknaan audiens. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan analisis isi terhadap transkrip wawancara dan observasi terhadap akun media sosial Instagram Balqis Humaira. Keempat informan berada pada posisi Negotiated, sedangkan salah satu informan lainnya berada pada posisi Dominant-Hegemonic, di mana kelimanya menyesuaikan dengan pengalaman pribadi dan nilai-nilai yang dianut. Temuan ini menunjukkan bahwa kredibilitas pesan lebih didasarkan pada resonansi konten dan ketajaman dalam menganalisis isu sosial-politik dibandingkan transparansi identitas fisik, sehingga interpretasi audiens memaknai Balqis Humaira sebagai katalisator diskusi yang aman dan berperan dalam meningkatkan literasi politik dan berdiskusi di ruang digital. Dapat disimpulkan keseluruhan penelitian bertujuan untuk mengkaji makna dan interpretasi dari audiens terkait pemaknaan kritik politik dan kredibilitas melalui identitas virtual yang anonymous berbasis Artificial Intelligence bernama Balqis Humaira.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Dominica Salim, Nathania (00000071788) |
| Contributors: | Anugrah Bangun, Cendera Rizky |
| Keywords: | Artificial Intelligence, Identitas Virtual, Instagram, Interpretasi Audiens, Kritik Politik x Interpretasi Audiens Terhadap..., Nathania Dominica Salim, Universitas Multimedia Nusantara |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 25 Jul 2026 08:00 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48130 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
