Ferdinand Handoko, Rio (2026) Mekanisme Connective Action dalam Gerakan Sosial Digital 17+8 Tuntutan Rakyat di Instagram. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (530kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (334kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (269kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (871kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (216kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000068718_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (66kB) |
Abstract
Gerakan sosial cenderung terjadi karena ketidakpuasan masyarakat terhadap suatu keputusan yang dibuat. Pada era digital ini, gerakan sosial tidak hanya dilakukan secara langsung melainkan secara digital. Salah satu gerakan sosial yang mencerminkan pemanfaatan teknologi digital serta aksi personal dari partisipan yang didominasi oleh para generasi Z adalah gerakan sosial 17+8 tuntutan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses konstruksi connective action dalam gerakan 17+8 khususnya di Instagram. Media sosial Instagram telah dimanfaatkan oleh para generasi Z dalam menyuarakan gerakan 17+8. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus pendekatan Stake dengan menggunakan teori Connective Action yang menekankan bahwa pergerakan sosial tidak dipimpin oleh lembaga formal melainkan media digital yang mengambil peran sebagai organisator dalam mengatur pergerakan sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para generasi Z yang ikut terlibat dalam aksi gerakan 17+8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses konstruksi connective action terjadi ketika para influencer berhasil menyederhanakan isu yang rumit menjadi satu pesan yang mudah untuk dipahami oleh masyarakat serta pemanfaatan fitur Instagram sebagai alat untuk berekspresi di media sosial yang dapat mendukung para partisipan untuk beraksi secara personal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gerakan 17+8 merupakan gerakan connective yang digerakan oleh aksi personal serta pemanfaatan Instagram. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang gerakan sosial yang masif dipengaruhi oleh aksi personal serta media digital.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Ferdinand Handoko, Rio (00000068718) |
| Contributors: | Anugrah Bangun, Cendera Rizky |
| Keywords: | connective action, Generasi Z, gerakan sosial, media sosial, 17+8 rakyat |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 08:00 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48211 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
