Konstruksi Sosial atas Virgin Shaming dalam Perspektif Laki-Laki Generasi Z

Malvin Gunawan, Nathanael (2026) Konstruksi Sosial atas Virgin Shaming dalam Perspektif Laki-Laki Generasi Z. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (962kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (532kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (515kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (488kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (260kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Archive (ZIP)
00000067562_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)

Abstract

Media sosial telah menjadi ruang yang membentuk dan memperkuat berbagai realitas sosial, termasuk standar mengenai maskulinitas laki-laki. Salah satu standar yang berkembang adalah anggapan bahwa pengalaman seksual dapat menjadi bentuk validasi maskulinitas sehingga laki-laki yang belum memiliki pengalaman seksual berpotensi menerima tekanan maupun penilaian negatif dari lingkungan sosialnya Dalam kajian akademik, fenomena tersebut dijelaskan melalui konsep virgin shaming. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana laki-laki Generasi Z memaknai tekanan terhadap status keperjakaan melalui perspektif konstruksi sosial dalam konteks Indonesia dengan menggunakan konsep virgin shaming. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap tiga laki-laki Generasi Z yang berstatus perjaka. Analisis dilakukan menggunakan Teori Konstruksi Sosial Berger dan Luckmann untuk menganalisis bagaimana makna mengenai tekanan terhadap status keperjakaan dikonstruksi melalui pengalaman sosial partisipan, mulai dari proses eksternalisasi, objektivasi, hingga internalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna mengenai tekanan terhadap status keperjakaan dikonstruksi melalui interaksi dalam keluarga, lingkungan pertemanan, dan media sosial. Proses tersebut mengobjektifikasi pengalaman seksual sebagai salah satu bentuk validasi maskulinitas yang kemudian diinternalisasi oleh partisipan sehingga memengaruhi cara mereka memandang diri, menurunkan rasa percaya diri dan self-esteem, serta mendorong sebagian partisipan melakukan pencitraan demi memperoleh penerimaan sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep virgin shaming dapat digunakan untuk memahami tekanan terhadap status keperjakaan dalam konteks Indonesia, dengan mempertimbangkan bagaimana makna tersebut dikonstruksi melalui pengalaman sosial ketiga partisipan di tengah norma agama, budaya, dan media sosial yang saling berinteraksi.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Malvin Gunawan, Nathanael (00000067562)
Contributors: Primadini, Intan
Keywords: Generasi Z, Keperjakaan, Konstruksi Sosial, Maskulinitas, Media Sosial, dan Virgin Shaming.
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 27 Jul 2026 11:58
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48238

Actions (login required)

View Item View Item