Putra Pratama, Nicholas (2026) Analisis Perbandingan Naive Bayes dan SVM dalam Deteksi Ujaran Kebencian pada Teks Berbahasa Indonesia. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (567kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (218kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (3MB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (378kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (227kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000067320_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (65kB) |
Abstract
Perkembangan media sosial di Indonesia yang pesat turut memicu maraknya ujaran kebencian (hate speech), sementara volume data tekstual yang masif membuat moderasi konten secara manual menjadi tidak efisien, sehingga diperlukan pendekatan otomatis berbasis machine learning. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa algoritma Naive Bayes dan Support Vector Machine (SVM) dalam mengklasifikasikan ujaran kebencian pada teks media sosial berbahasa Indonesia menggunakan dataset berskala besar sebanyak 14.181 data dari repositori Hugging Face. Metode penelitian mencakup text preprocessing (case folding, cleaning, tokenization, stopword removal, dan stemming), ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF, seleksi fitur menggunakan Chi-Square dan Mutual Information, validasi silang menggunakan Shuffle Split Cross Validation, serta optimasi hyperparameter menggunakan GridSearchCV. Model Naive Bayes terbaik diperoleh tanpa seleksi fitur dengan parameter = 1, menghasilkan accuracy 83,22%, precision makro 82,84%, recall makro 82,57%, dan F1-score makro 82,69%. Model SVM terbaik diperoleh menggunakan seleksi fitur Chi-Square sebanyak 3.000 fitur dan parameter C = 0, 5, dengan accuracy 83,61%, precision makro 83,34%, recall makro 82,81%, dan F1-score makro 83,04%. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan Naive Bayes pada keempat metrik evaluasi, sedangkan selisih waktu komputasi keduanya, yaitu 0,0461 detik pada training dan 0,0046 detik pada testing, tergolong sangat kecil. SVM menjadi algoritma yang lebih baik secara keseluruhan pada penelitian ini, karena unggul pada seluruh metrik performa dengan selisih efisiensi waktu yang tidak signifikan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Putra Pratama, Nicholas (00000067320) |
| Contributors: | Christian Chandra, Joko (0324118302) |
| Keywords: | hate speech, Naive Bayes, Natural Language Processing, Support Vector Machine, TF-IDF |
| Subjects: | 000 Computer Science, Information and General Works |
| Divisions: | Faculty of Engineering & Informatics > Informatics |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 12:00 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48321 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
