Alia Puspita, Viona (2026) Hambatan Komunikasi Ibu dalam Mengedukasi Anak Perempuan tentang Body Boundaries. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (288kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (384kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (638kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (183kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (221kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000069569_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (65kB) |
Abstract
Meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak menunjukkan betapa pentingnya pemberian edukasi mengenai body boundaries sejak usia dini. Namun, kenyataannya edukasi body boundaries sering kali dipandang sebagai isu yang tabu dalam aspek sosial, budaya, maupun agama, sehingga banyak ibu merasa canggung atau mengalami kesulitan dalam mengajarkan hal ini kepada putri mereka. Padahal ibu memegang peranan penting sebagai pendidik utama dalam memberikan edukasi body boundaries dan perlindungan awal bagi anak di luar dari lingkungan sekolah. Oleh sebab itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan apa saja dirasa oleh ibu ketika memberikan edukasi mengenai batasan tubuh kepada anak perempuannya serta cara dan media apa saja yang digunakan dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus (Yin, 2018), teknik pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara mendalam dan teknik analisis pencocokan pola (pattern matching). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu memahami pentingnya edukasi body boundaries sebagai bentuk perlindungan anak dan telah berupaya mengajarkannya kepada anak perempuan mereka. Meski demikian, para ibu menghadapi berbagai hambatan komunikasi seperti kondisi fisik, rasa malu atau canggung, serta kesulitan memilih bahasa yang sesuai usia anak. Untuk mengatasi hambatan tersebut, para ibu menyesuaikan cara penyampaian dengan usia anak dan memanfaatkan berbagai sumber informasi dan media edukasi seperti buku bergambar, lagu, video edukatif, komunikasi terbuka, diskusi, puzzle serta memperoleh dukungan keluarga dalam memberikan edukasi batasan tubuh. Temuan ini menunjukkan bahwa hambatan dalam edukasi body boundaries bersifat kompleks dan memerlukan strategi komunikasi yang adaptif sesuai dengan tahap perkembangan anak
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Alia Puspita, Viona (00000069569) |
| Contributors: | Primadini, Intan |
| Keywords: | Batasan Tubuh, Hambatan Komunikasi, Komunikasi Ibu dan Anak, Komunikasi Interpersonal, Komunikasi Keluarga |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 12:05 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48354 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
