Fajar Ramadhan, Hanif (2026) Resepsi Mahasiswa terhadap Aktivisme Digital 17+8 Tuntutan Rakyat Oleh Influencer pada Instagram Jerome Polin dan Salsa Erwina. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (695kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (539kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (301kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (729kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (174kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000073187_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (66kB) |
Abstract
Demonstrasi menjadi salah satu penerapan demokrasi dan partisipasi politik. Digitalisasi mempermudah memobilisasi informasi, isu ataupun massa terutama mahasiswa yang identik dengan media sosial. Hal itu membentuk aktivisme digital seperti unggahan 17+8 Tuntutan rakyat yang dibuat Jerome Polin dan Salsa Erwina yang berisikan akumulasi tuntutan dari demo pada Agustus 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana resepsi mahasiswa terhadap aktivisme digital 17+8 Tuntutan Rak at oleh influencer pada unggahan Instagram Jerome Polin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi resepsi melalui teknik analisis encoding-decoding Stuart Hall. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang menjadi pengikut Instagram Jerome Polin dan Salsa Erwina dan paham dengan konten 17+8 Tuntuan Rakyat, dengan pengumpulan data wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan 3 informan dalam posisi negotiate dan 1 informan dominant hegemonic. Seluruh informan setuju 17+8 membantu merangkum informasi dan pemasifan namun 2 informan merasa konten 17+8 mereduksi gerakan dan semangat serta tidak efektif dari segi perubahan nyata ke DPR dan bagaimana mereka membawakannya, 1 informan merasa konten 17+8 takut mereduksi dan tidak sepenuhnya setuju dengan poin yang dibawakan, dan 1 informan memandang positif keseluruhan konten 17+8. Penelitian menyimpulkan audiens aktif menginterpretasikan pesan dan menghasilkan beragam temuan tersebut yang didukung framework of knowledge mereka.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Fajar Ramadhan, Hanif (00000073187) |
| Contributors: | Putri Yunandika, Nike (0325019101) |
| Keywords: | aktivisme digital, analisis resepsi, 17+8 tuntutan rakyat, generasi z, komunikasi politik |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 12:11 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48391 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
