Silent Treatment dalam Komunikasi Digital Aplikasi WhatsApp pada Konflik Pertemanan Generasi Z

Dwi Handayani Putri, Keysha (2026) Silent Treatment dalam Komunikasi Digital Aplikasi WhatsApp pada Konflik Pertemanan Generasi Z. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (726kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (2MB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (2MB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Archive (ZIP)
00000075648_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB)

Abstract

Perkembangan komunikasi digital menjadikan WhatsApp sebagai media utama Generasi Z dalam membangun dan mempertahankan relasi pertemanan. Namun, keterbatasan isyarat nonverbal dalam komunikasi digital dapat memicu kesalahpahaman dan konflik interpersonal, salah satunya melalui praktik silent treatment. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana Generasi Z memaknai pengalaman silent treatment dalam komunikasi digital melalui aplikasi WhatsApp pada konflik pertemanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan Generasi Z yang pernah mengalami silent treatment dalam relasi pertemanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silent treatment dimaknai secara berbeda oleh pelaku dan penerima. Penerima memaknai silent treatment sebagai bentuk pengabaian yang menimbulkan kebingungan, ketidakpastian, overthinking, dan berkurangnya kedekatan emosional. Sebaliknya, pelaku memaknainya sebagai cara untuk mengambil jarak, mengelola emosi, dan menghindari konflik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa silent treatment dimaknai sebagai bentuk komunikasi yang ambigu, yang berada di antara kebutuhan menjaga ruang personal dan pengalaman pengabaian dalam hubungan pertemanan. Pemaknaan tersebut dibentuk oleh pengalaman individu dan konteks hubungan pertemanan yang melatarbelakangi terjadinya konflik.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Dwi Handayani Putri, Keysha (00000075648)
Contributors: Barlian Obadyah, Ariel (0328058106)
Keywords: silent treatment, whatsapp, konflik pertemanan, komunikasi digital
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 28 Jul 2026 12:13
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48414

Actions (login required)

View Item View Item