⭐ Kaniah Taralin, Fivy (2026) Strategi Komunikasi Partisipatif NGO Cakra Abhipraya Resnposif dalam Membangun Partisipasi Relawan Gen Z: Studi Program Ekspedisi Kemanusiaan Papua Menanam. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (938kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (392kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (416kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (366kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (328kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (219kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000077811_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (66kB) |
Abstract
Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Indonesia, khususnya Papua Pegunungan, masih menghadapi berbagai tantangan sosial yang mendorong keterlibatan organisasi non-pemerintah (NGO) dalam menjalankan program kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses participatory communication dalam membangun volunteer engagement dan partisipasi relawan muda pada program Ekspedisi Kemanusiaan Papua Menanam yang diselenggarakan oleh NGO Cakra Abhipraya Responsif. Penelitian menggunakan paradigma post-positivism dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi non- partisipatif dan dokumentasi internal, kemudian dianalisis menggunakan teknik pattern matching dengan mengaitkan temuan empiris pada konsep participatory communication, volunteer engageability, dan tipologi partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik dialogue, participation, democratization, dan empowerment mendorong keterlibatan relawan melalui komunikasi dua arah, ruang diskusi yang terbuka, pengambilan keputusan kolektif, serta pemberdayaan melalui pengalaman lapangan. Engagement relawan juga diperkuat oleh kesesuaian nilai (value-based), pengelolaan relawan yang partisipatif (managerial), dukungan fasilitas dan mitigasi risiko (physical), serta hubungan sosial yang suportif (supportive connection). Temuan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi relawan didominasi oleh bentuk interactive participation, functional participation, dan self-mobilization, sementara kecenderungan partisipasi pasif hanya muncul secara situasional pada relawan perbantuan yang memiliki durasi keterlibatan lebih singkat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa volunteer engagement yang kuat tidak terbentuk secara instan melalui program, melainkan melalui proses sosialisasi nilai, pengalaman volunteering yang berkelanjutan, serta hubungan yang terbangun antara relawan dan organisasi.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Kaniah Taralin, Fivy (00000077811) |
| Contributors: | Gita Elmada, Maria Advenita |
| Keywords: | NGO, Participatory Communication, Volunteer Engagement |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 12:16 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48435 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
