Analisis strategi komunikasi interpersonal gereja misi sejahtera dalam pemulihan individu kecanduan pornografi

Immanuel Revorado, Kiev (2026) Analisis strategi komunikasi interpersonal gereja misi sejahtera dalam pemulihan individu kecanduan pornografi. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (895kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (277kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (360kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (390kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Archive (ZIP)
00000072670_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB)

Abstract

Kemajuan teknologi dan internet memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, namun di sisi lain juga mempermudah akses terhadap konten pornografi tang dapat menimbulkan kecanduan dan berdampak buruk. Kecanduan pornografi dapat memberikan dampak negatif terhadap kehidupan pribadi, sosial, dan spiritual individu sehingga diperlukan proses pemulihan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi interpersonal dalam didalam Connect Group terhadap kecanduan pornografi di Gereja Misi Sejahtera Komunikasi interpersonal berperan penting dalam membangun hubungan yang sehat dan bermakna di dalam sebuah kelompok kecil keagamaan, termasuk Connect Group Gereja Misi Sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi interpersonal antara anggota dan Connect Group Leader (CGL) terjalin, dengan pendampingan anggota yang pernah mengalami penggunaan pornografi bermasalah sebagai konteks penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap anggota, Connect Group Leader (CGL), dan Coach Connect Group. Analisis penelitian menggunakan konsep komunikasi interpersonal Joseph A. DeVito yang meliputi keterbukaan (openness), empati (empathy), sikap mendukung (supportiveness), sikap positif (positiveness), dan kesetaraan (equality). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan anggota muncul melalui hubungan interpersonal yang dibangun secara bertahap dan didukung oleh rasa aman. Empati serta penerimaan yang ditunjukkan oleh Connect Group Leader membuat anggota merasa didengarkan dan tidak dihakimi, sementara sikap mendukung diwujudkan melalui follow up dan kehadiran yang konsisten. Sikap positif berupa afirmasi, serta kesetaraan yang menempatkan CGL dan anggota sebagai rekan dan bukan relasi yang hierarkis, turut memperkuat kedekatan dan kepercayaan di antara mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelima dimensi komunikasi interpersonal tersebut saling berkaitan dalam membentuk relasi antara anggota dan CGL di dalam Connect Group Gereja Misi Sejahtera.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Immanuel Revorado, Kiev (00000072670)
Contributors: Sutresna, Asep
Keywords: Komunikasi Interpersonal, Keterbukaan dan Empati, Connect Group, Dukungan Interpersonal, Kesetaraan, Gereja Misi Sejahtera.
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 29 Jul 2026 12:01
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48641

Actions (login required)

View Item View Item