Jonas Wijaya, Justin (2026) Representasi Ageisme dalam Film a Man Called Ottot (Analisis Semiotika Roland Barthes). Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (580kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (549kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (476kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (377kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (506kB) |
|
|
Archive (ZIP)
CREATION_FILE.zip Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000089302_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (65kB) |
Abstract
Ageisme merupakan bentuk stereotip, prasangka, dan diskriminasi yang muncul akibat faktor usia, terutama terhadap kelompok lanjut usia. Fenomena ini tidak hanya terjadi dalam kehidupan sosial sehari- hari, tetapi juga kerap ditampilkan melalui berbagai media, termasuk film. Sebagai salah satu media komunikasi massa, film tidak sekadar berfungsi sebagai sarana hiburan, melainkan juga menjadi media yang mampu menyampaikan nilai dan realitas sosial yang memengaruhi cara masyarakat memandang kelompok tertentu. Salah satu film yang mengangkat isu tersebut adalah A Man Called Otto, yang menceritakan kehidupan seorang lansia yang menghadapi kesepian, stereotip sosial, serta dinamika hubungan dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi ageisme dalam film A Man Called Otto. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan metode analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan ageisme melalui stereotip mengenai keterbatasan, ketergantungan, dan kesepian yang dialami lansia. Namun, film ini juga menampilkan bentuk perlawanan terhadap ageisme melalui karakter Otto yang tetap menunjukkan kompetensi, kemandirian, dan peran sosial yang aktif. Kata kunci Ageisme, representasi media, film, semiotika, lansia. x Representasi Ageisme..., Justin Jonas Wijaya, Universitas Multimedia Nusantara
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Jonas Wijaya, Justin (00000089302) |
| Contributors: | Astagini, Nuria |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 12:01 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48880 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
