Marcello Talaar, Sean (2026) Pendekatan Network Pharmacology Berbasis Analisis Sentralitas Jaringan untuk Identifikasi Target Protein Leukemia dan Kandidat Senyawa Herbal. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (600kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (243kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (257kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (942kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (15MB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000069991_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (65kB) |
Abstract
Data GLOBOCAN 2022 mencatat 486.777 kasus leukemia secara global dengan 305.033 kematian, menjadikannya keganasan hematologis dengan tingkat mortalitas tertinggi. Penyakit ini sangat fatal akibat tingginya heterogenitas tumor, gangguan mekanisme apoptosis, serta risiko resistansi multidrug, sehingga pengobatan konvensional saat ini kurang selektif, berpotensi merusak sel sehat, dan rentan memicu kekambuhan fatal bagi pasien. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi protein target kunci serta senyawa bioaktif dari kunyit (Curcuma longa L.) dan kemangi (Ocimum basilicum) yang berpotensi berperan sebagai agen antikanker terhadap leukemia melalui pendekatan network pharmacology, analisis centrality, dan molecular docking. Protein target leukemia dikumpulkan dari OMIM, UniProt, dan MalaCards, menghasilkan 838 protein setelah penghapusan duplikat, sementara senyawa aktif kedua tanaman diperoleh dari basis data KNAPSACK, yaitu 190 senyawa kunyit dan 244 senyawa kemangi. Seleksi berdasarkan drug-likeness dan bioavailability score menyisakan 46 senyawa kandidat. Protein irisan hasil pendekatan network pharmacology selanjutnya dianalisis dalam jaringan protein-protein interaction (PPI) menggunakan STRING, diperingkat dengan empat parameter centrality yaitu degree, betweenness, closeness, dan eigenvector centrality, kemudian direduksi dimensinya menggunakan Principal Component Analysis (PCA) untuk menentukan protein target utama. Validasi afinitas pengikatan dilakukan melalui molecular docking menggunakan AutoDock Vina. Hasil menunjukkan 178 protein irisan teridentifikasi, dengan lima protein paling sentral yaitu AKT1, EGFR, TNF-, STAT3, dan BCL-2. Rosmarinic acid dari kemangi dan bisdemethoxycurcumin dari kunyit menjadi kandidat paling potensial dengan afinitas ikatan terbaik sebesar -5,675 kcal/mol, sehingga berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai kandidat antileukemia multitarget berbasis bahan alam.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Marcello Talaar, Sean (00000069991) |
| Contributors: | Permana, Angga Aditya |
| Keywords: | Curcuma longa, leukemia, molecular docking, network centrality, Ocimum basilicum |
| Subjects: | 000 Computer Science, Information and General Works |
| Divisions: | Faculty of Engineering & Informatics > Informatics |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 11:58 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/49094 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
