Sabrina, Vira (2026) Analisis Resepsi Generasi Z dalam Memaknai Repetisi Pesan 17+8: Tuntutan Rakyat di Instagram. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (563kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (183kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (303kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (126kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Archive (ZIP)
00000072549_2521_LembarPengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (66kB) |
Abstract
Media sosial memungkinkan penyebaran pesan sosial dan politik berlangsung secara cepat melalui berbagai fitur platform. Kondisi tersebut menghadirkan fenomena repetisi pesan yang membuat suatu pesan muncul secara berulang dalam pengalaman pengguna media sosial. Salah satu fenomena tersebut terlihat pada penyebaran pesan 17+8: Tuntutan Rakyat di Instagram yang banyak menjangkau Generasi Z sebagai kelompok pengguna dominan platform tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Generasi Z memaknai repetisi pesan 17+8: Tuntutan Rakyat di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis resepsi berdasarkan teori encoding-decoding Stuart Hall. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap Generasi Z yang aktif menggunakan Instagram dan terpapar secara berulang pada konten 17+8: Tuntutan Rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa repetisi pesan dipersepsikan informan sebagai paparan awal yang mendorong mereka untuk memberikan perhatian dan mencari informasi lebih lanjut mengenai pesan 17+8: Tuntutan Rakyat. Proses pemaknaan tersebut dipengaruhi oleh bentuk penyajian konten, intensitas paparan, pengalaman, pengetahuan, serta latar belakang masing- masing informan. Berdasarkan proses decoding, informan berada pada posisi dominant-hegemonic dan negotiated, sedangkan posisi oppositional tidak ditemukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa repetisi pesan dipahami sebagai bagian dari pengalaman paparan informan terhadap pesan 17+8: Tuntutan Rakyat, sedangkan pemaknaan yang terbentuk tidak bersifat seragam, melainkan berbeda sesuai dengan pengalaman, pengetahuan, dan latar belakang masing-masing informan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Sabrina, Vira (00000072549) |
| Contributors: | Warhamni, Dewi (0330118201) |
| Keywords: | Generasi Z, Resepsi Informan, Repetisi Pesan, Instagram, 17+8: Tuntutan Rakyat |
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 11:58 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/49099 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
