⭐ Oktavia, Sylvia (2022) Perancangan E-Book Ilustrasi Interaktif sebagai Media Edukasi Pencegahan Masyarakat Menjadikan Primata sebagai Hewan Peliharaan Bagi Masyarakat Berusia 20-39 Tahun. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
Text
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) |
||
|
Text
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (823kB) |
||
|
Text
BAB_I.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
BAB_II.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (807kB) |
||
|
Text
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
||
|
Text
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (762kB) |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (849kB) |
Abstract
Indonesia merupakan sebuah negara yang kaya akan fauna, salah satunya adalah primata. Bayi primata memiliki bentuk tubuh yang mungil dan kerap diminati oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Namun sesungguhnya primata merupakan hewan liar yang tidak sepantasnya dijinakkan dan dirawat dengan tujuan kesenangan, sebab selain beberapa spesiesnya telah masuk ke dalam daftar hewan dilindungi, dampak negatif yang dihasilkan dari fenomena menjadikan primata sebagai hewan peliharaan lebih banyak ditemui, seperti pembunuhan induk, penyiksaan, penelantaran, penularan penyakit, dan agresivitas satwa terhadap manusia. Meskipun tidak disarankan dan cenderung dilarang oleh para ahli, arus jual-beli primata masih ramai terjadi dan berpotensi untuk mempengaruhi kondisi kesejahteraan dan populasi primata di kemudian hari. Hasil penelitian oleh penulis melalui survey, wawancara, dan focus group discussion menyatakan bahwa media edukasi yang efektif bagi target audience dapat dikembangkan melalui penyampaian informasi yang disertai oleh visualisasi keadaan primata yang dijadikan sebagai hewan peliharaan, juga mempertimbangkan fleksibilitas pengaksesan melalui media digital. Oleh sebab itu, penulis merancang sebuah e-book ilustrasi interaktif bagi target audience berusia 20- 39 tahun yang berdomisili di Kota Jabodetabek sebagai media edukasi yang diharapkan mampu berperan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat bahwa primata merupakan hewan liar yang dapat menyebabkan berbagai dampak negatif apabila dijadikan sebagai hewan peliharaan.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
