⭐ Bella Theodora, Bella Theodora (2022) Perancangan Identitas Visual Museum Juang Taruna. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
Text
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (3MB) |
||
|
Text
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (320kB) |
||
|
Text
BAB_I.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (198kB) | Preview |
|
|
Text
BAB_II.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) |
||
|
Text
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (7MB) |
||
|
Text
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (271kB) |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
Abstract
Museum Juang Taruna merupakan museum yang memberikan informasi mengenai peristiwa Lengkong yang terjadi di daerah Tangerang. Museum Juang Taruna memiliki persepsi berbeda dari masyarakat dikarenakan museum ini memiliki makam pahlawan Taruna sehingga tidak tertarik untuk mengunjungi. Museum Juang Taruna memiliki logo yang menggunakan tipografi namun tidak diaplikasikan secara meluas di area museum. Adapun penamaan "Taman Makam Pahlawan" yang terletak di depan museum yang menimbulkan persepsi masyarakat bahwa Museum Juang Taruna adalah tempat pemakaman.. Hal ini menimbulkan urgensi adanya perubahan persepsi masyarakat terhadap Museum Juang Taruna sehingga diperlukannya perubahan identitas visual. Dalam mengumpulkan data, metode pengumpulan yang digunakan adalah metode campuran yakni wawancara kepada pengurus Museum Juang Taruna, focus group discussion pada narasumber yang mengetahui dan pernah mengunjungi Museum Juang Taruna, kuesioner kepada 156 responden Tangerang, dan observasi secara online offline pada Museum Juang Taruna. Perancangan identitas visual ini menggunakan metode branding Alina Wheeler. Dengan adanya perancangan identitas Museum Juang Taruna dapat dijadikan solusi untuk mengubah pandangan masyarakat mengenai Museum Juang Taruna.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
