⭐ Pangestu, Alesandro Naga (2022) Perancangan Kampanye Sosial untuk Mencegah Vandalisme di Bandar Lampung. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
Text
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (3MB) |
||
|
Text
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (534kB) |
||
|
Text
BAB_I.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (472kB) | Preview |
|
|
Text
BAB_II.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (5MB) | Preview |
|
|
Text
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (4MB) |
||
|
Text
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (14MB) |
||
|
Text
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (455kB) |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (3MB) |
Abstract
Menurut Lase (2003) mengatakan bahwa Vandalisme adalah suatu perilaku atau tindakan yang dinilai merugikan, merusak bermacam-macam objek baik lingkungan buatan dan lingkungan fisik, maupun milik pribadi atau fasilitas umum. Aksi vandalsime khususnya aksi mencoret dinding yang terjadi di Bandar Lampung memiliki dampak yang merugikan terhadap masyarakat dan juga citra wajah kota. Dalam perancangan kampanye sosial mengenai vandalisme ini, penulis melakukan penelitian dengan berbagai metode yaitu wawancara kepada Polresta Bandar Lampung, kuesioner juga disebarkan kepada 100 responden yang tinggal di Bandar Lampung, dan observasi yang dilakukan di sekitar kota Bandar Lampung. Hasil dari kuesioner yang telah disebarkan, 91,1% responden setuju bahwa aksi vandalisme (khususnya aksi mencoret-coret dinding) yang terjadi di Bandar Lampung merusak keindahan kota. Para pelaku aksi vandalisme harus memiliki kesadaran terhadap perilaku yang merugikan masyarakat. Sehingga perancangan kampanye sosial terhadap aksi vandalisme yang terjadi di Bandar Lampung dapat menjadi salah satu solusi yang tepat dalam mencegah vandalisme.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
