Sebastian Tumembouw, Justin Aria (2023) Pengalaman Lansia dalam Mengikuti Misa Online Studi Fenomenologi Deskriptif. Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Download (396kB) | Preview |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Download (146kB) | Preview |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (267kB) | Preview |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (366kB) | Preview |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Download (278kB) | Preview |
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (559kB) |
||
|
PDF
BAB_V.pdf Download (140kB) | Preview |
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (583kB) |
Abstract
Latar Belakang penelitian ini mengenai pengalaman lansia mengikuti misa secara online masih belumada. Hal ini dapat disebabkan karena fenomena misa online masihlah baru di duniakarena merupakan hasil dari pandemi Covid-19 di mana semua kegiatan menjadi harus dari rumah untuk mengurangi dan meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pengalaman lansiadalam mengikuti misa online. Teori/konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi. Metode penelitian yang digunakan dalam karya ini adalah fenomenologi deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dengan paradigma konstruktivis. Lalu hasil data akan dianalisis menggunakan teknik dari Moustakas (1994) yang merupakan pengembangan dari model analisa data Stevick (1971), Colaizzi (1973), dan Keen (1975). Wawancara yang dilakukan merupakan semi- terstruktur dengan adanya beberapa pertanyaan untuk menggali jawaban yangdiberi lebih dalam. Melalui penelitian ini, partisipan menyampaikan bagaimana pengalaman pribadi yang mereka alami selama mengikuti misa online. Hasil penelitian terdapat beberapa pemahaman dan esensi dari para lansia pada pengalaman mereka mengikuti misa online, yaitu merasa bahwa Tuhan masih dekat, penerimaan hosti masih sakral, dan juga mereka setuju dengan adanya misa online karena pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung. Kesimpulan dari penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi gereja untuk meningkatkan kualitas misa secara online. Berdasarkan hasil dan kesimpulan maka penulis mengajukan saran sebagai berikut: untuk pihak gereja membuat pengalaman mengikuti misa online sama seperti misa offline. Yang kedua adalah untuk memberi pelatihan kepada para lansia agar mereka menjadi lebih mengerti untuk mengikuti proses misa online, dan pelatihan ini dapat diberi oleh ketua lingkungan mereka masing-masing dengan memberikan pelatihan secara pribadi bagaimana menggunakan teknologi.
Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
---|---|
Keywords: | Fenomenologi, lansia, misa online |
Subjects: | 300 Social Sciences > 300 Social sciences, sociology and anthropology > 302 Social interaction, Interpersonal interaction > 302.2 Communication |
Divisions: | Faculty of Communication > Strategic Communication |
SWORD Depositor: | Administrator UMN Library |
Depositing User: | Administrator UMN Library |
Date Deposited: | 11 Mar 2023 09:07 |
Last Modified: | 10 May 2023 03:00 |
URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/23863 |
Actions (login required)
View Item |