Huga Winata, Alvaro (2025) Pengaruh Faktor Makroekonomi terhadap Return Saham Bank KBMI 3 dan KBMI 4 Periode 2020-2024. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (478kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (330kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Download (413kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (524kB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Download (196kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Download (208kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Sektor perbankan memegang peranan pivotal dalam struktur pasar modal Indonesia, namun menghadapi eksposur tinggi terhadap volatilitas makroekonomi, khususnya pada periode 2020-2024 yang diwarnai disrupsi pandemi COVID-19 dan fase pemulihan ekonomi. Penelitian ini menganalisis Bank KBMI 3 dan KBMI 4 (Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti) sebagai satu kesatuan objek penelitian strategis, mengingat dominasi kolektif kelompok ini terhadap kapitalisasi pasar dan stabilitas sistem keuangan nasional, serta sensitivitasnya terhadap guncangan eksternal. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh faktor makroekonomi (suku bunga, nilai tukar, pertumbuhan PDB, dan inflasi) serta shock pandemi COVID-19 terhadap return saham perbankan. Kerangka teoritis didasarkan pada Arbitrage Pricing Theory (APT), Interest rate Sensitivity Theory, dan Exchange rate Exposure Theory. Sampel penelitian mencakup 11 bank kategori KBMI 3 dan KBMI 4 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berfrekuensi kuartalan (quarterly) selama periode 2020-2024 (220 observasi), data dianalisis menggunakan regresi data panel model Common Effect Model (CEM) melalui perangkat lunak E-Views. Temuan empiris menunjukkan bahwa suku bunga dan nilai tukar berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham, mengindikasikan respons pasar terhadap kenaikan biaya dana dan risiko valas. Sebaliknya, inflasi berpengaruh positif signifikan, yang mencerminkan kemampuan bank dalam penyesuaian suku bunga (repricing). Pertumbuhan ekonomi (PDB) dan variabel dummy COVID-19 terbukti tidak berpengaruh signifikan. Implikasi manajerial menyarankan agar manajemen bank memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah (CASA) untuk memitigasi risiko kenaikan suku bunga, menerapkan strategi lindung nilai (hedging) yang disiplin guna meredam volatilitas kurs, serta memprioritaskan efisiensi operasional dan kualitas aset sebagai fundamental pertahanan di tengah ketidakpastian makroekonomi..
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Huga Winata, Alvaro (00000068088) |
| Contributors: | Utomo, Prio |
| Keywords: | Bank KBMI 3 dan KBMI 4, Implikasi Manajerial, Makroekonomi, Return Saham |
| Subjects: | 600 Technology (Applied Sciences) > 650 Management and Public Relations > 658 General management (Risk Management, Profit and Loss, Logistics) |
| Divisions: | Faculty of Business > Management |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 08:02 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/43033 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
