Peran Desire to Mimic dan Brand Awareness sebagai Anteseden serta Fear of Missing Out (Fomo) sebagai Moderator terhadap Pengaruh Social Media Influencer pada Purchase Intention: Studi pada Konsumen Parfum Mykonos di Indonesia

Ayudya Fawwaz, Callista (2025) Peran Desire to Mimic dan Brand Awareness sebagai Anteseden serta Fear of Missing Out (Fomo) sebagai Moderator terhadap Pengaruh Social Media Influencer pada Purchase Intention: Studi pada Konsumen Parfum Mykonos di Indonesia. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf

Download (2MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (836kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (322kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf

Download (688kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] PDF
BAB_V.pdf

Download (186kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (232kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong meningkatnya peran social media influencer sebagai salah satu strategi pemasaran yang efektif dalam membentuk persepsi dan niat beli konsumen, khususnya pada industri parfum. Influencer tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi pemasaran, tetapi juga mampu memengaruhi aspek psikologis dan kognitif konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menguji mekanisme pengaruh social media influencer terhadap purchase intention melalui desire to mimic sebagai respon afektif dan brand awareness yang berperan sebagai variabel anteseden dalam kerangka Stimulus­Organism­Response (S­O­R), serta menguji peran fear of missing out (FOMO) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner online terhadap 130 responden di Indonesia yang merupakan pengikut aktif Tasya Farasya, mengetahui merek parfum Mykonos, namun belum pernah membelinya. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares­Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa social media influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap desiare to mimic dan brand awareness, dan kedua variabel organisme tersebut secara positif meningkatkan purchase intention. Sebaliknya, FOMO tidak memoderasi hubungan social media influencer terhadap purchase intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa niat beli terhadap parfum Mykonos lebih dipengaruhi oleh faktor aspirasi dan kepastian kognitif daripada oleh tekanan urgensi atau kecemasan. Secara praktis, Mykonos perlu memprioritaskan dalam membangun brand awareness yang kuat dan memfasilitasi desire to mimic untuk mengonversi niat beli menjadi pembelian aktual.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Ayudya Fawwaz, Callista (00000071599)
Contributors: Riana Putriya, Anna (0321107801)
Keywords: Social Media Influencer, Desire to Mimic, Brand Awareness, Fear of Missing Out (FOMO), Purchase Intention
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 650 Management and Public Relations > 658 General management (Risk Management, Profit and Loss, Logistics)
Divisions: Faculty of Business > Management
Date Deposited: 08 Jan 2026 08:10
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/43134

Actions (login required)

View Item View Item