Persepsi Gen Z NTT atas Komentar Anggota DPR Ahmad Sahroni di TikTok Pra-Demo "Bubarkan DPR"

Arifiandi, Arsya (2026) Persepsi Gen Z NTT atas Komentar Anggota DPR Ahmad Sahroni di TikTok Pra-Demo "Bubarkan DPR". Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (511kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (200kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (174kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (96kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Archive (ZIP)
00000075614_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah viralnya komentar Anggota DPR RI Ahmad Sahroni pada media sosial TikTok yang menimbulkan berbagai respons dari para masyarakat Indonesia, khususnya pandangan dari generasi Z NTT sebagai pengguna aktif media sosial. Komentar kontroversial Ahmad Sahroni pada ruang digital memunculkan diskusi yang luas para masyarakat dan membentuk beragam persepsi terhadap fenomena yang terjadi tersebut di kalangan generasi muda. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dan menganalisis persepsi para generasi Z NTT terhadap komentar Ahmad Sahroni di TikTok dan faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan persepsi dari fenomena tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FGD) kepada para partisipan generasi Z NTT yang aktif untuk menggunakan media sosial TikTok. Teori yang digunakan yaitu teori persepsi dan teori politik untuk dapat menganalisis karakteristik para generasi Z NTT untuk memaknai terhadap fenomena yang terjadi di media sosial TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi generasi Z NTT terhadap fenomena kontroversial Ahmad Sahroni cenderung negatif, dan komentar tersebut tidak mencerminkan representasi wakil rakyat yang ideal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial, khususnya TikTok, memiliki peran yang sangat signifikan pada pembentukan opini publik terhadap figur politik, dan generasi Z NTT memiliki standar yang tinggi untuk menilai perilaku para wakil rakyat di media sosial.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Arifiandi, Arsya (00000075614)
Contributors: Alvin, Silvanus
Keywords: Persepsi, Generasi Z, Komunikasi Politik, Media Sosial, Ahmad Sahroni
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 30 Jun 2026 08:00
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/46849

Actions (login required)

View Item View Item