Strategi Komunikasi Risiko BMKG dalam Menyampaikan Informasi: Studi Berdasarkan Model Crisis and Emergency Risk Communication

Ridho Al Fauzan, Muhammad (2026) Strategi Komunikasi Risiko BMKG dalam Menyampaikan Informasi: Studi Berdasarkan Model Crisis and Emergency Risk Communication. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (650kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (376kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (725kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Archive (ZIP)
CREATION_FILE.zip
Restricted to Registered users only

Download (592kB)
[img] Archive (ZIP)
00000077540_2521_LembarPengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara terindah di dunia, namun menghadapi ancaman bencana alam tinggi, menempati peringkat ketiga dunia. Kondisi ini menuntut lembaga kebencanaan untuk selalu siap menghadapi situasi darurat, salah satunya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dengan luas wilayah serta keberagaman budaya dan suku Indonesia, penelitian ini menganalisis strategi komunikasi risiko BMKG dalam menyampaikan informasi bencana kepada masyarakat dan lembaga lain, dibedah melalui konsep Crisis and Emergency Risk Communication (CERC) serta kerangka Source-Message- Channel-Receiver (SMCR), melalui wawancara mendalam dengan empat informan internal BMKG. Hasil penelitian menunjukkan BMKG berperan sebagai sumber informasi hulu (upstream) berlandaskan UU No. 31/2009, dengan kredibilitas dibangun melalui akurasi data serta pengakuan domestik dan internasional, meski dibatasi keterbatasan infrastruktur, anggaran, dan SDM. Pesan dikembangkan melalui enam tahap pengolahan data berdasarkan lima prinsip: kecepatan, golden time, bahasa non-teknis, framing tidak menakutkan, dan pembaruan bertahap, dengan tantangan berupa dilema kecepatan-akurasi hingga resistensi kepentingan ekonomi-politik. Kanal dikelola secara multi-saluran tanpa prioritas untuk memaksimalkan redundansi, mencakup kanal digital, institusional, hingga konvensional. Lima segmen audiens dengan kebutuhan berbeda menghasilkan keragaman respons masyarakat, dari tepat-cepat hingga pasif, dipengaruhi pengalaman historis, pemaparan media, dan keyakinan personal. Efektivitas komunikasi risiko bencana bergantung pada keselarasan keempat komponen tersebut secara berkelanjutan, ditambah kurangnya pemahaman dan rantai komunikasi yang terputus di beberapa titik yang menuntut BMKG terus mencari cara agar informasi bencana benar-benar sampai dan dipahami masyarakat.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Ridho Al Fauzan, Muhammad (00000077540)
Contributors: Yulita, Henilia
Keywords: Komunikasi Risiko, Pengurangan Risiko Bencana, BMKG, CERC, SMCR
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 30 Jul 2026 12:00
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/48873

Actions (login required)

View Item View Item