Pengaruh Tingkat Literasi Media dan Informasi terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Misinformasi COVID-19 di Twitter pada Mahasiswa di Tangerang

Aulia, Marsa (2021) Pengaruh Tingkat Literasi Media dan Informasi terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Misinformasi COVID-19 di Twitter pada Mahasiswa di Tangerang. Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img]
Preview
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
PDF
BAB_I.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
PDF
BAB_II.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
PDF
BAB_III.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img]
Preview
PDF
BAB_V.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
PDF
LAMPIRAN.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Di era digital yang didukung dengan kehadiran smartphone atau telepon pintar saat ini, media sosial telah menjadi kebutuhan masyarakat yang diakses sehari- hari terutama oleh anak muda seperti mahasiswa. Sebagai pengguna aktif media sosial, mahasiswa dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi yang mereka butuhkan, seperti informasi mengenai pandemi COVID-19 yang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia. Kemudahan akses ini menyebabkan munculnya berbagai misinformasi mengenai COVID-19 yang menyebar di media sosial, salah satunya misinformasi di Twitter. Penelitian ini menggunakan konsep Literasi Media dan Informasi (LMI) yang dikembangkan oleh UNESCO pada 2013 lalu. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei berupa penyebaran kuesioner yang dilakukan secara daring kepada 412 responden. Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui tingkat literasi media dan informasi mahasiswa di Tangerang, mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa di Tangerang dalam mengidentifikasi misinformasi COVID-19 di Twitter, dan mengetahui apakah kemampuan mahasiswa di Tangerang dalam mengidentifikasi misinformasi COVID-19 di Twitter dipengaruhi secara signifikan oleh tingkat literasi dan media mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata tingkat literasi media dan informasi adalah 3.39. Sedangkan, nilai rata-rata kemampuan mengidentifikasi misinformasi COVID-19 di Twitter adalah sebesar 3.31. Selain itu, hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan sebesar 58.9% dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 pada tingkat literasi media dan informasi terhadap kemampuan mengidentifikasi misinformasi COVID-19 di Twitter.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Keywords: Literasi Media dan Informasi, Kemampuan Mengidentifikasi Misinformasi, COVID-19, Twitter
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General) > PN4699-5650 Journalism. The periodical press, etc.
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
SWORD Depositor: mr admin umn
Depositing User: mr admin umn
Date Deposited: 24 Aug 2021 11:29
Last Modified: 24 Aug 2021 11:29
URI: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/18076

Actions (login required)

View Item View Item