⭐ Gracia, Michelle (2013) Perancangan Environment 3D dalam Animasi 2D “Break Zone”. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
Text
HALAMAN AWAL.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (954kB) |
||
|
Text
BAB I.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
||
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (581kB) |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
Abstract
Environment dan objek-objek yang berada di dalamnya adalah unsur penting yang ada dalam sebuah media bercerita, misalnya film dan novel. Dimana dengan penggambaran environment dan objek yang baik, maka akan mendukung dalam memberikan gambaran suatu cerita. Dalam pembuatan sebuah film, diperlukan pendefinisian environment secara tepat dan teliti agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh penonton dengan baik. Dalam laporan ini, penulis akan membahas mengenai proses perancangan environment dalam animasi. Penulis akan mencoba menggabungkan teknologi modeling objek 3D, kedalam sebuah animasi pendek 2D. Animasi yang dimaksud adalah animasi yang berjudul “Break Zone”. Animasi ini berdurasi sekitar 7 menit. Genre yang diangkat dalam pembuatan environment cerita ini adalah science fiction. Oleh karena itu, dibutuhkan studi secara mendalam dari berbagai media yang ada untuk menemukan ciri khas dan konsep desain yang menggambarkan sebuah environment yang bergenre science fiction yang sesuai dengan cerita animasi “Break Zone”.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
