⭐ Nagavirya, Ruben (2022) Perancangan Board Game Edukasi Bina Diri untuk Murid SD Tunagrahita SKH Aditiya Silih Asih. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
Text
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) |
||
|
Text
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (422kB) |
||
|
Text
BAB_I.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (335kB) | Preview |
|
|
Text
BAB_II.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (902kB) |
||
|
Text
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (5MB) |
||
|
Text
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (263kB) |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (3MB) |
Abstract
Tunagrahita adalah sebuah kondisi keterbelakangan mental, dimana seorang anak memiliki kemampuan intelektual (tingkat IQ) dibawah rata- rata. Hal ini mempengaruhi dua bidang, yaitu fungsi intelektual dan fungsi adaptif. Dalam edukasi, anak tunagrahita memerlukan pendidikan kebutuhan khusus, salah satunya melalui sekolah kebutuhan khusus. Salah satu sekolah yang memberikan edukasi ini adalah SKH Aditiya Silih Asih. Sekolah berfokus dalam edukasi bina diri, dan dalam menunjang edukasi tersebut, sekolah menggunakan media visual untuk membantu murid belajar. Namun, terdapat kendala dalam penggunaan media sekolah, yakni proses belajar yang kurang menarik, dan interaksi media antar guru dengan murid masih minim menyebabkan murid cenderung kehilangan fokus belajar. Masalah berikut memunculkan sebuah urgensi, dimana jika murid tidak berpartisipasi dan fokus secara penuh dalam proses belajar, maka pembelajaran bina diri kepada anak tidak akan tersampaikan dengan maksimal. Atas dasar urgensi tersebut, perancangan media edukasi dalam rupa board game atau permainan papan ditawarkan sebagai solusi dari masalah ini. Perancangan board game dilakukan dengan HCD (Human Centered Design), elemen desain Robin Landa, dan metode perancangan board game Joe Slack.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
